Harapan Tumbuh di Balik Jeruji: Lapas Kerobokan Panen Sayur dan Ikan

Screenshot_20250807_141138_InCollage - Collage Maker
Kalapas Kerobokan Hudi Ismono memimpin panen hasil program ketahanan pangan bersama warga binaan, Rabu (6/8/2025). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Kerobokan – Di balik jeruji besi, bukan hanya cerita hukuman yang lahir, tapi juga kisah harapan. Lapas Kelas IIA Kerobokan membuktikan hal itu lewat panen hasil program ketahanan pangan yang digelar pada Rabu (6/8/2025).

Dipimpin Kalapas Hudi Ismono, warga binaan memanen sayur pakcoy dari media hidroponik modern, menebar ribuan bibit ikan lele, dan menyemai kangkung sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Tiga kegiatan ini menjadi wujud nyata pembekalan keterampilan agrobisnis untuk masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait:  Awali Tahun 2026, Lapas Kerobokan Tandatangani Perjanjian Kinerja

“Kami ingin warga binaan punya bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat. Ini bagian dari pembinaan berbasis kemandirian,” tandas Hudi.

Program ini mendukung visi Asta Cita Presiden dalam membangun kesejahteraan berbasis kerja produktif. Dari balik jeruji, warga binaan bukan hanya menanam sayur, tapi juga menumbuhkan harapan. (rah/pas)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI