Hindari! Ini 3 Efek Samping Minum Kopi Susu yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

BARO MAR F 48
Ilustrasi kopi susu jahe, hindari minum kopi dicampur dengan susu, terutama saat perut kosong. (barometerbali/dok.@Freepik)

Barometerbali.com | Denpasar – Kopi susu menjadi salah satu minuman populer dan banyak dinikmati di berbagai belahan dunia.

Rasanya yang lembut, berpadu antara pahit khas kopi dan gurih manis dari susu, membuatnya digemari berbagai kalangan dan menjadi teman setia di pagi hari.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menemukan, mencampur kopi dengan susu dapat meningkatkan efek antiinflamasi dalam tubuh.

Peneliti menemukan, polifenol dalam kopi dan protein dalam susu dapat saling berikatan.

Ketika kedua molekul ini berpadu, sel yang terpapar menjadi dua kali lebih efektif melawan peradangan dibandingkan polifenol saja.

Artinya, menambahkan susu ke dalam kopi bisa membantu tubuh melawan peradangan lebih kuat, dikutip dari Prevention.

“Jika Anda minum kopi (yang mengandung polifenol) bersama susu (yang mengandung asam amino), efek antiinflamasinya bisa lebih kuat dibandingkan hanya minum kopi saja,” kata dokter spesialis penyakit dalam dan reumatologi bersertifikat di Dallas, TX, Scott Zashin.

Berita Terkait:  Makanan Apa Saja yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Minum Kopi?

Namun, di balik kenikmatannya, kebiasaan minum kopi susu ternyata menyimpan risiko kesehatan, apalagi jika diminum saat perut kosong.

Lantas, apa bahaya kesehatan dari kebiasaan minum kopi susu saat perut kosong?

Efek samping minum kopi susu saat perut kosong

Kopi dan susu adalah dua minuman yang sangat populer.

Masing-masing sebenarnya memiliki manfaat kesehatan tersendiri.

Susu kaya akan vitamin dan mineral seperti kalsium, vitamin D, dan kalium.

Selain itu, susu juga merupakan sumber protein yang baik untuk membantu membangun tulang dan otot yang kuat.

Sementara itu, kopi mengandung antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan energi, memperbaiki suasana hati, dan membantu fokus serta kewaspadaan mental, dilansir dari Only My Health.

Namun, ketika kopi dan susu digabungkan menjadi sebuah minuman, terutama ketika diminum saat perut kosong, maka hasilnya bisa menjadi kombinasi yang kurang baik.

Berita Terkait:  Bangun Pagi Langsung Minum Kopi: Kebiasaan Sehat atau Berisiko? Hati-hati!

Pasalnya, kopi yang diminum tanpa makanan terlebih dahulu dapat meningkatkan produksi asam lambung (asam klorida).

Hal ini bisa menyebabkan iritasi dan peradangan pada dinding lambung, menimbulkan rasa mual, kembung, dan gangguan pencernaan.

Dan menambahkan susu ke dalam kopi, justru dapat memperburuk kondisi tersebut.

Susu adalah minuman tinggi protein yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Jika dikonsumsi saat perut kosong, proses pencernaan bisa melambat dan menyebabkan produksi asam lambung berlebih.

Akibatnya, muncul berbagai masalah seperti rasa panas di dada (heartburn), asam lambung naik (acid reflux), hingga luka pada lambung (tukak lambung).

Berikut beberapa efek samping minum kopi susu saat perut kosong:

1. Gangguan pencernaan

Minum kopi susu saat perut kosong dapat memicu berbagai gangguan pencernaan.

Berita Terkait:  20 Tempat Buka Puasa Ramadan di Bali yang Makanannya Enak (Bagian 1)

Kombinasi antara kopi dan susu dapat merangsang produksi asam lambung berlebih yang kemudian mengiritasi dinding lambung.

Gejalanya bisa berupa mual, perut terasa kembung, dan gangguan pencernaan.

2. Heartburn dan asam lambung naik (refluks asam)

Kopi susu yang diminum saat perut kosong juga bisa menyebabkan sensasi panas di dada atau asam lambung naik.

Ketika produksi asam lambung meningkat dan tidak ada makanan untuk menetralisirnya, asam tersebut bisa naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa terbakar yang tidak nyaman.

3. Luka pada lambung (tukak lambung)

Selain itu, kebiasaan minum kopi susu saat perut kosong dapat meningkatkan risiko tukak lambung, yaitu luka terbuka pada lapisan dalam lambung.

Kondisi tersebut bisa menimbulkan nyeri perut, mual, bahkan muntah.

Kombinasi kopi dan susu dapat memicu produksi asam lambung berlebihan yang, dalam jangka panjang dapat merusak lapisan pelindung lambung. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI