Ibu Putri Koster Dorong Kader PKK Petandakan Ciptakan Kuliner Lokal Khas Desa

IMG-20251202-WA0035_CG846phT5o
Foto: Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster dalam Aksi Sosial TP PKK “Menyapa dan Berbagi” di Gedung Serbaguna Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Selasa (2/12). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Buleleng – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, mendorong kader PKK Desa Petandakan untuk meningkatkan kreativitas dalam menghasilkan kuliner lokal khas desa. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Aksi Sosial TP PKK “Menyapa dan Berbagi” di Gedung Serbaguna Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Selasa (2/12).

Dalam arahannya, Ibu Putri Koster menekankan pentingnya desa memiliki identitas kuliner yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik sekaligus memperkuat potensi ekonomi lokal. Ia pun mengusulkan agar warga mengolah dodol durian Petandakan sebagai kuliner khas setempat.

Berita Terkait:  Tak Mau Harga Melonjak, Satgas Saber Pangan Bali Sidak Pasar Jelang Ramadhan

“Desa Petandakan belum memiliki kuliner khas. Saya meminta warga untuk mulai mengembangkan dodol durian sebagai makanan lokal yang dapat terus dipertahankan dan dikembangkan ke depannya,” ujarnya.

Selain mengangkat kuliner lokal, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah plastik. Menurutnya, perilaku hidup bersih mencerminkan karakter masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.

“Kita tidak bisa membiarkan sampah menjadi masalah yang tidak terselesaikan. Mulailah mengelola sampah dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Melalui tagline “Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain”, PKK Provinsi Bali terus mengkampanyekan pengelolaan sampah sesuai amanat UU Nomor 18 Tahun 2008 dan berbagai regulasi turunannya, termasuk Pergub Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Berita Terkait:  Semarapura Contest Platycerium 2026 Resmi Ditutup, Wabup Tjok Surya Apresiasi Panitia

Dalam kesempatan yang sama, Ibu Putri Koster yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali memaparkan transformasi posyandu sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Kini posyandu ditetapkan sebagai pusat layanan terpadu yang mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, dan sosial.

Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan TP PKK Provinsi Bali. Bantuan dinilai sangat membantu masyarakat, terutama warga yang memiliki masalah kesehatan.

Berita Terkait:  Buka Seminar Aksara Kawi, Putri Koster Tegaskan Perbedaan Budaya adalah Kebanggaan yang Harus Dirawat

Dalam aksi sosial tersebut, TP PKK Provinsi Bali menyerahkan 50 paket bantuan berisi 3 kilogram beras, dua krat telur, serta susu sesuai usia dan kebutuhan penerima.

Kegiatan turut dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah Provinsi Bali dan sejumlah OPD Kabupaten Buleleng, termasuk perwakilan RS Mata Indera dan RS Bali Mandara. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI