Isu Teh Celup Berbahaya dan Sebabkan Masalah Kesehatan, Ternyata Benar!

BB MARET F 9 A
Ternyata penggunaan teh celup berbahaya bagi kesehatan. (barometerbali/dok.getty images)

Denpasar | barometerbali – Apakah Anda merupakan salah satu orang yang mengonsumsi teh celup?

Apakah Anda tahu kabar buruk yang mengatakan tentang bahayanya teh celup untuk kesehatan?

Karena saat ini banyak sekali berita yang mengatakan bahwa menggunakan teh celup dalam mengonsumsi teh itu berbahaya dan dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Ada beberapa penelitian yang bahkan mengatakan teh celup mengandung zat berbahaya dan bisa menyebabkan kanker.

Selain itu, ada juga isu yang mengatakan bahwa teh celup tidak boleh direndam terlalu lama di dalam air panas.

Benarkah isu-isu tersebut?

Artikel beriku akan menjawab pertanyaan, benarkan teh celup berbahaya dan sebabkan masalah kesehatan? Ini dia!  

Berita Terkait:  Hati-hati! Terlihat Sehat, Ternyata Menjebak: 8 Makanan Ini Justru Buruk bagi Kesehatan

Kantong Teh Celup Memiliki Partikel Berbahaya

Dalam sebuah penelitian, diketahui terdapat miliaran partikel mikroplastik dan nanoplastik yang terdapat pada hasil seduhan dari teh celup.

Partikel-partikel tersebut ternyata berasal dari kantongnya, bukan dari tehnya.  

Dalam penelitian itu, telah diuji 4 teh celup dengan merek yang berbeda dan keempat kantong dari teh celup itu menghasilkan data yang tidak jauh berbeda.

Penelitian itu juga mengatakan, setiap kantong teh celup yang di rendam air panas dengan suhu 95 derajat celcius selama 5 menit, melepaskan 11,6 miliar mikroplastik dan 3.1 miliar nanoplastik.  

Dampak dari Partikel Mikroplastik dan Nanoplastik

Dampak negatif dari partikel mikroplastik dan nanoplastik dalam kesehatan manusia, masih sangat kurang penelitiannya.

Berita Terkait:  6 Makanan dan Minuman yang Dikira Sehat Ini Ternyata Bisa Picu Masalah Kesehatan, Jangan Tertipu Label!

Tapi, dari beberapa kasus pada pegawai yang bekerja di pabrik plastik, banyak yang terkena berbagai macam kanker karena terkena partikel-partikel plastik dengan intensitas yang tinggi.  

Mikroplastik dan nanoplastik yang dikonsumsi manusia dapat melapisi permukaan saluran pencernaan yang masuk ke dalam darah dan menyebar ke berbagai organ tubuh manusia.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa efek negatif dari mikroplastik itu bagi kesehatan manusia adalah dapat mengganggu sistem saraf, hormon, dan kekebalan tubuh atau bahkan dapat meningkatkan risiko kanker.  

Menyeduh Kantung Teh Terlalu Lama Juga Berbahaya

Kantung teh celup yang direndam terlalu lama dapat menyebabkan teh jadi lebih kental dan merusak rasa teh yang akan dikonsumsi.

Berita Terkait:  Museum Majapahit Tanah Lot Hadirkan 20 Zona Atraktif dengan Teknologi AR dan Koleksi Arca Asli

Teh yang terlalu kental ternyata bisa menyebabkan dampak pada tubuh, yaitu dapat memberikan efek pada ginjal serta mengganggu kinerjanya.  

Sebuah studi menyarankan untuk menyeduh kantung teh selama 2-5 menit ke dalam suhu 70-100 derajat celcius.

Selain itu, penyeduhan kantung teh yang terlalu lama dapat membuang kandungan sehat yang dimiliki teh celup.

Jadi, pastikan Anda tidak menyeduh teh dalam waktu yang lama dan dengan air yang terlalu panas.

Atau sebaiknya hindari penggunaan teh celup, dan beralih menggunakan merek teh yang sudah terverifikasi BPOM dan gunakan sesuai dengan aturannya. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI