Foto: Gede Agung Surya Kencana Tangkas selaku Content Marketing Strategist PT BTI, dan Gek Tari, selaku Finance Manager BTI saat media briefing di Denpasar, Sabtu (21/12/2024). (barometerbali/213)
Denpasar | barometerbali – Di era kekinian ini sumber energi yang ramah lingkungan dan efisien merupakan sebuah kebutuhan penting, bahkan sudah menjadi lifestyle alias gaya hidup. PT Bintang Terbarukan Indonesia atau BTI Energy, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang energi terbarukan menawarkan perencanaan dan pemasangan dari panel surya.
“Terbukti pembangkit listrik tenaga matahari lebih cocok untuk daerah khatulistiwa seperti Indonesia karena iradiasi mataharinya besar. Kami hadir dengan tujuan mengatasi tantangan biaya tinggi dalam pemasangan panel surya,” ungkap Gede Agung Surya Kencana Tangkas selaku Content Marketing Strategist PT BTI, Sabtu (21/12/2024) di Denpasar.
Secara teknis, pria yang akrab disapa De Gung ini mengatakan, pemasangan yang ditawarkan di antaranya ground, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, penerangan jalan umum tenaga surya, hingga aplikasi lainnya dari panel surya.
De Gung menjelaskan, BTI Energy yang didirikan pertama kali pada Maret 2020 dan secara resmi terdaftar sebagai badan hukum pada Maret 2021 dengan nama PT Bintang Terbarukan Indonesia merupakan penyedia layanan EPC (Engineering, Procurement, and Construction).
“Dalam hal ini tentunya perusahaan kami fokus pada energi terbarukan, khususnya energi matahari dengan layanan EPC,” jelasnya bersama Gek Tari, Finance Manager BTI.
Dirinya menambahkan, BTI Energy memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi dalam mengatasi krisis iklim yang disebabkan oleh emisi CO2 dengan menggiatkan pemanfaatan energi surya.
Selain itu, BTI Energy juga bertujuan untuk membantu institusi dan individu dalam mengurangi tagihan listrik masyarakat maupun para pengusaha melalui solusi energi terbarukan.
“Untuk institusi pemerintah, swasta, dan masyarakat umum, kami menyediakan solusi pemasangan panel surya dengan biaya terjangkau dan skema pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen,” tandas De Gung.
Hal inilah yang membuat PT BTI menjadi pilihan yang sangat sesuai bagi institusi atau individu dengan anggaran terbatas yang ingin memasang sistem panel surya, namun memiliki keterbatasan investasi awal. (213)
Editor: Ngurah Dibia











