Jaksa tak Siap, Sidang Tuntutan Togar Situmorang Ditunda Pekan Depan

Screenshot_20260303_230112_Chrome
Sidang dengan agenda tuntutan terhadap terdakwa Dr.Togar Situmorang ditunda karena ketidaksiapan JPU di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (3/3/2026) (Barometerbali/red)

Barometer Bali | Denpasar – Sidang lanjutan perkara dugaan penipuan atau penggelapan dengan terdakwa  advokat senior Dr Togar Situmorang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (3/3/2026), ditunda. Agenda persidangan yang semula dijadwalkan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) urung dilaksanakan dan akan digelar pekan depan.

Kuasa hukum terdakwa, Alexander Situmorang, menyatakan pihaknya menghormati keputusan penundaan tersebut sebagai bagian dari proses peradilan.

“Pada prinsipnya kami menghargai setiap proses persidangan, termasuk penundaan hari ini. Memang agenda tadi adalah tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, namun karena ada hal teknis maka dijadwalkan kembali minggu depan,” ujarnya usai sidang.

Berita Terkait:  Mandek Kasus 106 SHM di Tahura Ngurah Rai, Belum Ada Tersangka

Alexander mengaku tidak mendapat penjelasan spesifik terkait alasan penundaan dari pihak JPU. Meski demikian, ia menilai penundaan merupakan hal yang wajar dalam proses persidangan.

“Alasan spesifik tidak disampaikan. Tapi menurut kami penundaan itu hal yang wajar dalam persidangan,” katanya.

Menurut Alexander, perkara yang menjerat kliennya sejak awal berkaitan dengan hubungan hukum antara advokat dan klien yang bersifat keperdataan. Ia menilai tuduhan pidana penipuan dan penggelapan dalam konteks tersebut menjadi hal yang tidak lazim.

Berita Terkait:  Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia

“Pada dasarnya terdakwa ini adalah advokat dan pelapor adalah kliennya. Hubungan hukum di sana adalah keperdataan dan juga menyangkut etik profesi. Jadi kalau langsung ditarik ke ranah pidana, menurut kami itu hal yang aneh,” ucapnya.

Ia juga menyebut, kemungkinan penundaan terjadi karena JPU masih mempersiapkan tuntutan. Namun demikian, pihaknya tetap menghormati langkah penuntut umum.

Berita Terkait:  Respon Cepat Laporan 110, Polisi Datangi TKP Pencurian Rumah Kosong di Jimbaran

“Bisa jadi belum siap, itu dugaan kami. Tapi kami tetap menghargai apa yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum dan siap menghadapi langkah hukum berikutnya,” tegas Alexander.

Pihaknya berharap dalam pembacaan tuntutan nanti, JPU mempertimbangkan secara objektif fakta-fakta persidangan yang telah terungkap selama beberapa bulan terakhir.

“Kami berharap tuntutan yang disampaikan nanti adil bagi terdakwa. Apalagi dengan semangat KUHP yang baru yang mengedepankan asas-asas yang baik terhadap terdakwa,” tandasnya.

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI