Kakanwil Ditjenpas Pantau Langsung Orientasi CASN 2024 di Surabaya: Baris Tegap, Integritas Jadi Fondasi Pengabdian

InCollage_20250603_102512181_XIfDcZRG3U
Foto: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kadiyono, memantau langsung jalannya hari pertama Orientasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemasyarakatan Formasi 2024 di Graha Unesa, Surabaya. (barometerbali/redho)

Barometer Bali | Surabaya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kadiyono, memantau langsung jalannya hari pertama Orientasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemasyarakatan Formasi 2024 di Graha Unesa, Surabaya. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Kabag Tata Usaha dan Umum, Ishadi Maja Prayitno, Senin (2/6).

Orientasi yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unit pemasyarakatan se-Jawa Timur ini diawali dengan Latihan Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) sebagai bentuk pembentukan dasar kedisiplinan, kekompakan, dan ketangguhan mental para CASN. Kegiatan tersebut dipandu oleh para instruktur profesional yang merupakan alumni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip).

Berita Terkait:  Bupati Badung Hadiri Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih di Pura Pererepan Dalem Pemutih dan Dalem Kapal Bualu

Dalam arahannya kepada para peserta, Kakanwil menegaskan bahwa kegiatan LKBB bukan sekadar pelatihan fisik, tetapi menjadi sarana awal pembentukan karakter ASN pemasyarakatan. “Kedisiplinan dan kekompakan bukan sekadar baris yang lurus, tetapi mencerminkan jiwa pelayanan yang kuat dan integritas yang tak tergoyahkan,” tegasnya.

Kadiyono juga mengingatkan bahwa ASN pemasyarakatan harus memiliki mentalitas yang kokoh dan komitmen pengabdian yang tinggi sejak hari pertama. “Jangan sampai kalian tergelincir ke hal-hal negatif. Pegang teguh integritas dan jadilah pribadi yang tegas dalam bertugas,” ujarnya menekankan.

Berita Terkait:  Praperadilan Kepala BPN Bali Ditolak, GPS Soroti Tafsir Hakim Soal Dihentikan demi Hukum

Senada dengan itu, Kabag TU dan Umum, Ishadi Maja Prayitno, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan fondasi pembentukan budaya kerja di lingkungan Ditjenpas. “Kami ingin CASN dibentuk sejak awal dengan semangat disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab, karena mereka inilah yang akan menjadi garda depan pemasyarakatan di masa depan,” ujarnya.

Meski pelatihan dilaksanakan di bawah terik matahari, para peserta tetap menunjukkan semangat tinggi. Salah satu peserta mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti pelatihan ini. “Capek tapi menyenangkan. Kami belajar arti kerja sama dan kedisiplinan,” katanya.

Berita Terkait:  Pemkab Tabanan Gelar Pelayanan KB Serentak 9–15 Februari 2026, Sasar 352 Akseptor

Instruktur LKBB dari Poltekip turut mengapresiasi antusiasme peserta. Menurut mereka, para CASN menunjukkan kemauan belajar yang tinggi, cepat beradaptasi, dan memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai insan pengayoman yang andal.

Orientasi CASN ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda lanjutan seperti pembekalan nilai dasar ASN, wawasan kebangsaan, penguatan integritas, serta pengenalan teknis tugas dan fungsi pemasyarakatan. Ditjenpas berharap kegiatan ini menjadi awal pembentukan ASN yang profesional, humanis, dan berkarakter kuat. (redho)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI