Kapan Waktu Terbaik Gelar Pernikahan Outdoor di Bali? Tema Apa yang Menarik?

BB MEI F 4
Waktu terbaik gelar pernikahan outdoor di Bali adalah sekitar bulan Juni hingga September. (barometerbali/dok.freepik.com)

Barometerbali.com | Denpasar – Bali masih menjadi destinasi favorit bagi pasangan yang ingin menggelar pernikahan impian. 

Keindahan alamnya, suasana tropis, serta nuansa eksotis membuat pulau ini kerap dipilih sebagai lokasi untuk melangsungkan pernikahan, terutama dengan konsep yang menyatu dengan alam.

Menurut Fenny Palijama dari Kenisha Wedding Organizer, konsep pernikahan yang paling sering diangkat di Bali adalah pernikahan outdoor bertemakan organik. 

“Saat ini Bali masih jadi wedding destination yang populer di Indonesia. Di sana biasanya tema pernikahan yang diangkat yaitu organik sesuai dengan alam,” ujar Fenny dalam acara Weddings by Marriott Bonvoy Indonesia 2025 Showcase Media Meet, Kamis 17 April 2025.

Berita Terkait:  Makna dan Panduan Lengkap Nyepi di Bali 2026: Momen Refleksi Diri dalam Keheningan

Meskipun demikian, Fenny menekankan, salah satu tantangan utama dari pernikahan outdoor di Indonesia adalah faktor cuaca. 

“Pernikahan outdoor di Indonesia itu tantangannya ada di cuaca. Terlalu panas juga bikin tamu dan pengantin kurang nyaman, kalau hujan pun tidak memungkinkan untuk outdoor wedding,” jelasnya.

Untuk menghindari gangguan cuaca, ia mengimbau para calon pengantin agar memperhatikan pemilihan waktu, khususnya bagi yang ingin menggelar pernikahan outdoor di Bali. 

Berita Terkait:  6 Makanan dan Minuman yang Dikira Sehat Ini Ternyata Bisa Picu Masalah Kesehatan, Jangan Tertipu Label!

Ia merekomendasikan, pernikahan outdoor di Bali sebaiknya digelar dalam rentang bulan Juni sampai September.

Cuaca dalam periode tersebut sangat bersahabat, karena memasuki masa transisi musim kemarau dan hujan.

“Bulan yang disarankan untuk melangsungkan organic outdoor wedding itu sekitar bulan Juni sampai September awal,” kata Fenny.

“Di rentang bulan tersebut, kondisinya berangin, panasnya pun tidak begitu menyengat. Jadi bisa sesuai dengan konsepnya dengan lingkungan yang ada,” tambah dia.

Berita Terkait:  Kaya Tradisi dan Spiritual, 7 Destinasi Wisata Budaya Bali yang Menarik Dikunjungi

Lebih lanjut, ia menilai, keindahan alam Bali sudah cantik apa adanya, tanpa harus menggunakan dekorasi berlebihan.

Maka, konsep pernikahan outdoor yang mengangkat tema organik sangatlah cocok, karena mengutamakan kesederhanaan dan keindahan alam. (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI