Kemenko Pangan Lirik Teknologi Pirolisis Klungkung, Bupati Satria Perkuat Komitmen Optimalkan Pengolahan Sampah

IMG-20260801-WA0053_t8SscLIf4d
Foto: Bupati Klungkung, I Made Satria menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Nani Hendiarti, di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Sabtu (1/8). (Barometerbali/rah)

Barometer Bali | Klungkung – Bupati Klungkung, I Made Satria menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Nani Hendiarti, di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Sabtu (1/8). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung efektivitas sistem kerja mesin pirolisis dalam mengelola sampah di Kabupaten Klungkung.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Satria memaparkan cara kerja mesin pirolisis yang berbasis teknologi ramah lingkungan Cook Island. Mesin ini menggunakan sistem pemanasan bersuhu tinggi tanpa proses pembakaran terbuka, sehingga tidak menghasilkan asap melainkan uap air, serta mampu menghasilkan produk bernilai ekonomis. Selain itu, mesin ini juga diproyeksikan mampu mengolah sampah hingga 168 ton per hari dengan target kumulatif mencapai 400 ton per hari.

Berita Terkait:  Tutup Lucky Boys Cup I, Bupati Satria: Ajang Ini Sebagai Wadah Cetak Bibit Atlet Voli Potensial Klungkung

 

“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Ibu Deputi Kemenko Pangan. Kehadiran ini menjadi motivasi dan komitmen bagi Pemkab Klungkung untuk terus mengoptimalkan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, demi mewujudkan lingkungan yang bersih serta mendukung ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.

 

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Pangan Kemenko Pangan, Dr. Nani Hendiarti sangat mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menuntaskan permasalahan sampah. Ia juga menilai inovasi pemanfaatan teknologi pirolisis di TOSS Center merupakan model pengelolaan sampah yang ideal dan patut direplikasikan dan dijadikan contoh di berbagai Kabupaten dan daerah lainnya. “Luar biasa, TOSS Center ini sangat dikenal sebagai pusat edukasi dan pengolahan sampah terpadu di Klungkung. Saya sangat berharap pengelolaan sampah di sini bisa dijadikan contoh oleh daerah lain untuk mendukung kemandirian pengelolaan lingkungan serta integrasinya dengan sektor pertanian dan pangan,” ungkap Nani Hendiarti. (rah)

Berita Terkait:  Gali Potensi Lokal Desa Abang, Mahasiswa Unwar Usung Program Berkelanjutan

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI