Kendalikan Inflasi Jelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan, Pemkot Denpasar Siap Gelar Operasi Pasar Tetap

Foto : Wawali, Arya Wibawa mengikuti Rapat Koordinasi pengendalian inflasi daerah secara virtual di ruang Rapat Wakil Walikota Denpasar, Senin (24/02). (barometerbali/tob/rah)

Denpasar | barometerbali – Menjelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan, Pemkot Denpasar bersiap melaksanakan operasi pasar tetap. Hal ini guna menjaga dan mengendalikan harga bahan pangan pokok utama yang akan digelar di dua pasar besar, yakni Pasar Badung dan Pasar Kreneng. 

Hal ini terungkap saat Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara virtual yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Ruang Rapat Kantor Wakil Walikota Denpasar, Senin (24/02). 

Berita Terkait:  Tingkatkan PAD, Bupati Satria Instruksikan Penataan Reklame yang Estetik dan Terukur

Rapat yang dipimpin langsung Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, dihadiri pimpinan daerah kota dan kabupaten seluruh Indonesia, serta kepala OPD terkait. Rakor guna membahas isu utama perihal pengendalian kenaikan harga bahan pangan pokok utama yang kerap terjadi menjelang Ramadhan dan Nyepi khususnya di Bali yang berdampak pada kenaikan inflasi. 

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam rakor menyampaikan, Kota Denpasar sejauh ini telah melakukan semua langkah konkrit. Salah satunya sidak pasar, hingga operasi pasar yang rutin digelar setiap dua kali seminggu dam bazar pangan. 

Berita Terkait:  Pelantikan NCPI Bali, Koster Serukan Perjuangan Infrastruktur ke Pusat

“Selain itu, kedepan untuk menghadapi Ramadhan hingga perayaan Nyepi. Yang pertama, kami akan memastikan stok kebutuhan pangan pokok utama dapat tercukupi. Kemudian melalui OPD terkait akan membuka stand atau gerai operasi pasar tetap di dua pasar besar, yakni Pasar Badung dan Pasar Kreneng,” kata Arya Wibawa. 

Di samping itu Wawali Arya Wibawa juga menambahkan, selain operasi pasar tetap ini, juga melanjutkan operasi pasar yang digelar dengan memberikan subsidi kepada komoditas tertentu sehingga harganya bisa lebih murah dari pasaran.

“Langkah ini sebagai komitmen dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan dan diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Arya Wibawa.

Berita Terkait:  Konsolidasi Forkopimda, Koster Tegaskan Bali Harus Tertib dan Berdaya Saing Global

Sementara Plt. Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, saat memberikan arahan mengatakan, pihaknya mengimbau seluruh kepala daerah fokus kepada pengendalian bahan-bahan pokok yang menyumbang inflasi terbesar di Jelang Ramadhan. Seperti, cabai merah, cabai rawit, beras, dan telur ayam ras serta daging sapi.

“Pada Ramadhan ini inflasi harus dapat terkendali dengan baik, jika ada komoditi yang naik harus segera dicarikan solusi untuk menurunkan harganya,” ujarnya. (Tob/Rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI