Ketua Prajaniti Bali: Masyarakat Bali harus Tulus Hati Layani Delegasi KTT G20

Foto: Ketua Prajaniti Bali dr Wayan Sayoga (ist/balimeditates)

Denpasar Bali | barometerbali – Masyarakat Bali sudah seharusnya melayani delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) dengan tulus hati, tanpa membeda-bedakan. Demikian disampaikan Ketua DPD Prajaniti Hindu Indonesia Bali, dr Wayan Sayoga di Denpasar, Minggu (13/11/2022).

Karena yang datang menurutnya dari berbagai negara itu, mulai dari pimpinan tertingginya, para menteri, staf, wartawan dan keluarganya.

Berita Terkait:  Bentuk Kepedulian Wabup Tjok Surya Bersama BPBD Bantu Korban Kebakaran di Desa Gunaksa

“Bila kita melayani dengan sepenuh hati, mereka pasti akan ingat dan mencatatnya dengan baik. Dan nama Bali pasti akan semakin baik,” tandasnya.

Bali perlu terus punya nama baik, karena ke depannya, dunia semakin penuh ketidakpastian perekonomian, belum lagi ancaman perang di sejumlah negara. Karena itu, pada kesempatan ini jangan sampai diabaikan momentumnya.

Dokter yang juga penekun spiritual ini, menjelaskan Prajaniti adalah lembaga independen. Sebuah lembaga keumatan Hindu yang mengambil peran untuk membangun kesadaran masyarakat dan memberi pelayanan sosial, termasuk memberi pemikiran-pemikiran kepada pemerintah dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar tatanan kehidupan berjalan dengan lebih baik.

Berita Terkait:  Bedah Buku Putih, LBH GP Ansor Bali Sebut Kebijakan Kuota Haji Gus Yaqut Sesuai UU

“Terkait pandemi Covid-19, Bali termasuk yang paling parah dan ambruk, demikian pula recovery-nya. Bila daerah lain, seperti Yogyakarta perlu 3 sampai 6 bulan, Bali perlu lebih lama lagi,” urainya.

Bali yang bersandar cukup besar pada pariwisata, perekonomiannya sangat rapuh, setiap ada isu atau kejadian seperti erupsi gunung, bencana alam dan terorisme, pandemi pasti akan mengganggu pendapatan masyarakat dan pemerintah.

Berita Terkait:  Bambang Widjojanto Hadiri Sidang Praperadilan Kakanwil BPN Bali, Soroti Risiko Kriminalisasi dan Kepastian Hukum

“Saya sudah pernah sampaikan pada pemerintah, supaya tidak semua bergantung pada pariwisata. Harus dicari alternatif lain agar Bali juga punya sistem pertanian yang bagus dan para petani yang tangguh, mengapa tidak dikembangkan lebih jauh,” harap Sayoga. (BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI