Keunikan Wisata Bahari Pantai Tulamben Karangasem: Surga Bawah Laut di Bali Timur

BARO DES F 8
Pesona surga bawah laut di Pantai Tulamben , Karangasem, Bali Timur. (barometerbali/dok.travelkompas)

Barometerbali.com | Karangasem – Pantai Tulamben adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Bali Timur, yang sangat terkenal di kalangan penyelam.

Pantai ini menawarkan pemandangan bawah laut yang luar biasa, terutama karena adanya bangkai kapal USAT Liberty yang menjadi rumah bagi beragam kehidupan laut.

Pantai Tulamben terletak di wilayah Karangasem, bagian timur laut pulau Bali, Indonesia.

Pantai ini berada di kaki Gunung Agung dan berjarak sekitar 102 km dari Denpasar, ibu kota Bali.

Daya Tarik Utama   

1. Bangkai Kapal USAT Liberty

Bangkai kapal ini merupakan peninggalan dari Perang Dunia II, tenggelam pada tahun 1942 akibat serangan torpedo oleh kapal selam Jepang.

Kini, kapal ini telah menjadi terumbu karang buatan yang dipenuhi dengan berbagai jenis ikan tropis, koral, dan biota laut lainnya.

2. Spot Menyelam yang Beragam
Tulamben menawarkan berbagai spot menyelam yang menarik, mulai dari kedalaman yang dangkal hingga dalam, sehingga cocok untuk penyelam pemula maupun yang berpengalaman.

Berita Terkait:  Liburan dan Healing, Berkemah di Bukit Asah Karangasem: Surga Sunrise di Bali Timur

Selain bangkai kapal, ada juga drop-off yang dramatis, terumbu karang yang indah, dan dinding laut yang menakjubkan.

3. Biota Laut

Pantai ini terkenal dengan kehidupan lautnya yang beragam, mulai dari ikan pari, hiu, hingga makhluk laut kecil seperti nudibranch.

Ini membuat Pantai Tulamben menjadi lokasi favorit bagi penyelam makro dan fotografer bawah laut.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

  • Snorkeling: Bagi yang tidak menyelam, snorkeling di Pantai Tulamben juga bisa menjadi pilihan yang menarik. Airnya jernih, memungkinkan Anda melihat kehidupan laut dari permukaan.
  • Fotografi Bawah Laut: Fotografer bawah laut dari seluruh dunia datang ke sini untuk mengabadikan keindahan biota laut di sekitar bangkai kapal dan terumbu karang.
  • Menikmati Pemandangan Pantai: Selain aktivitas bawah laut, Pantai Tulamben juga menawarkan keindahan alam yang tenang dan pemandangan gunung yang megah di kejauhan.
Berita Terkait:  Bisa Bikin Ketagihan! 12 Aneka Minuman Khas Bali yang Unik dan Autentik

Akses dan Akomodasi

Pantai Tulamben dapat dicapai sekitar 2,5 hingga 3 jam perjalanan dari Denpasar atau Kuta.

Meski lokasinya cukup terpencil, ada banyak pilihan akomodasi, mulai dari homestay hingga resort yang dilengkapi dengan fasilitas untuk penyelam.

Tiket Masuk

Pantai Tulamben sebenarnya tidak memungut biaya tiket masuk untuk pengunjung yang hanya ingin bersantai di pantai.

Namun, jika Anda berencana untuk melakukan aktivitas menyelam atau snorkeling, akan ada biaya tambahan yang terkait dengan sewa peralatan, pemandu selam, dan penyewaan perahu jika diperlukan.

Biasanya, biaya untuk aktivitas menyelam berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 800.000 per penyelaman, tergantung pada penyedia layanan dan jenis penyelaman (misalnya, jika Anda menggunakan peralatan pribadi atau menyewa peralatan selam).

Pastikan untuk memeriksa dengan pusat selam lokal untuk mendapatkan informasi lebih rinci tentang paket selam dan biaya lainnya.

Berita Terkait:  Di Lahan Milik Pemprov Bali 5,6 Hektar, Gubernur Koster Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Tulamben adalah selama musim kemarau, yang berlangsung antara April hingga Oktober.

Pada periode ini, kondisi cuaca lebih stabil dengan sedikit hujan, sehingga visibilitas bawah laut jauh lebih baik, ideal untuk aktivitas menyelam dan snorkeling.

Keuntungan Berkunjung di Musim Kemarau

  • Visibilitas air yang optimal: Kondisi laut biasanya lebih tenang dan jernih, sehingga memungkinkan visibilitas hingga 20 meter atau lebih.
  • Cuaca yang nyaman: Langit cerah dan suhu udara yang hangat membuat aktivitas di luar ruangan lebih nyaman, baik di pantai maupun di bawah air.
  • Kondisi Laut Tenang: Arus laut cenderung lebih stabil, menjadikan menyelam lebih aman dan menyenangkan.

Jika Anda ingin menghindari keramaian, sebaiknya hindari waktu kunjungan di puncak musim liburan (Juli-Agustus), di mana lebih banyak wisatawan yang datang ke Bali. (ari)

 

 

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI