KMHDI Dorong Ada Representasi Umat Hindu di Kabinet Prabowo-Gibran

Ket foto: Ketua PP KMHDI Wayan Darmawan saat berikan sambutan di acara dialog kebangsaan bertajuk “Pemerintah Baru: Harapan Baru Selesaikan Problematika Umat Hindu”, di Jakarta, Minggu (4/8/2024). (Sumber: barometerbali/ags)

Jakarta | barometerbali – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) mendorong adanya representasi Hindu di dalam Kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan dilantik 20 Oktober 2024 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua PP KMHDI Wayan Darmawan saat acara dialog kebangsaan bertajuk “Pemerintah Baru: Harapan Baru Selesaikan Problematika Umat Hindu,” di Jakarta, Minggu (4/8/2024).

Wayan Darmawan mengatakan sebagai bagian dari elemen bangsa, sudah menjadi kewajiban bagi umat Hindu untuk berkontribusi lebih besar bagi pembangunan bangsa dan negara.

Berita Terkait:  Tak Sesuai PBG, Proyek Condotel di Cemagi Terancam Dicabut Izinnya

Salah satu caranya kata Darmawan ikut terlibat dalam pemerintahan Probowo-Gibran. Menurutnya keterlibatan umat Hindu dalam pemerintahan Prabowo-Gibran dapat menjadi simbol kontribusi umat Hindu dalam pembangunan bangsa dan negara dalam rangka menuju Indonesia emas.

“Kehadiran umat Hindu dalam komposisi kabinet Prabowo-Gibran adalah bentuk sumbangsih umat Hindu ikut terlibat dalam pembangunan bangsa dan negara untuk menuju Indonesia emas sebagaimana visi Prabowo-Gibran,” terangnya.

Di samping itu, kata Darmawan adanya representasi figur Hindu dalam kabinet Prabowo-Gibran, juga akan menjadi semangat baru untuk menyelesaikan problematika-problematika umat Hindu kini.

Menurut Darmawan, problematika umat Hindu akan lebih cepat selesai ketika memiliki perwakilan di kabinet Prabowo-Gibran. Ia pun merinci problematika umat Hindu seperti data umat Hindu yang belum akuraf serta minimnya tenaga didik agama Hindu.

Berita Terkait:  Konsolidasi Forkopimda, Koster Tegaskan Bali Harus Tertib dan Berdaya Saing Global

“Dengan adanya representasi umat Hindu dalam kabinet kita berharap problematika-problematika yang dialami umat Hindu seperti basis data umat yang belum akurat dan minimnya tenaga didik agama Hindu dapat selesai dengan cepat,” tegasnya.

Meski demikian, Darmawan tidak menyebut siapa figur Hindu yang layak untuk duduk dijajaran Kabinet Prabowo-Gibran. Menurutnya Prabowo dan Gibran memiliki hak prerogatif menentukan siapa tokoh Hindu yang layak duduk di kabinet.

Ia menyakini tokoh Hindu yang ditunjuk nanti adalah tokoh yang memiliki kompeten, mempunyai wawasan tentang visi Prabowo-Gibran, serta memiliki sense tentang isu keumatan Hindu.

Berita Terkait:  Lapas Kerobokan Gelar Munggahan Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

Namun, sebagai organisasi gerakan, KMHDI kata Darmawan tengah menyusun nama-nama figur Hindu yang dinilai layak untuk direkomendasikan masuk dalam jajaran kabinet Prabowo-Gibran.

“Secara internal, sebagai tanggung jawab kami (KMHDI) kepada umat dan bangsa. Kami juga tengah menyusun siapa tokoh-tokoh Hindu yang layak berkontribusi dalam jajaran kabinet Prabowo-Gibran,” imbuhnya.

“Namun tetap, sesuai konstitusi kita, penentuan siapa figur yang mengisi kabinet akan diserahkan kepada Prabowo-Gibran yang memiliki hak prerogatif untuk menentukan figur-figur tersebut,” tutup Wayan Darmawan. (213)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI