Konhor Swiss: Wisatawan Kami Nyaman di Bali, Siap Dukung Koster Jaga Alam dan Budaya

Screenshot_20250716_200252_Photo Editor
Gubernur Bali Wayan Koster (kanan) menerima kunjungan kehormatan Konsulat Kehormatan (Konhor) Swiss untuk Bali, Gerhard L. Nutz, di Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (16/7/2025).

Barometer Bali | Denpasar – Persoalan pengelolaan sampah, pendidikan, dan pariwisata menjadi ajang diskusi strategis memperkuat kerja sama bilateral antara Bali dengan Swiss. Hal itu terungkap saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan kehormatan Konsulat Kehormatan (Konhor) Swiss untuk Bali, Gerhard L. Nutz, di Jaya Sabha, Denpasar, Rabu (16/7/2025).

Konjen Gerhard Nutz, yang telah lama menetap di Bali dan menikah dengan warga lokal, menyatakan kesiapannya membantu Pemprov Bali dalam menangani persoalan sampah secara sistematis dan berkelanjutan. Ia menyebut Swiss dan Austria memiliki teknologi canggih dan pengalaman luas dalam hal tersebut.

Berita Terkait:  Bupati Satria Buka Musrenbangcam Klungkung 2027, Tekankan Efisiensi dan Prioritas Program Strategis

“Saya siap bantu bentuk tim khusus yang melibatkan pakar dari Swiss dan Austria untuk merancang solusi pengolahan sampah di Bali,” ujar Nutz yang berdomisili di Desa Gulingan, Mengwi, Badung.

Tak hanya itu, Nutz juga menawarkan kerja sama di bidang pendidikan, khususnya untuk generasi muda Bali yang ingin melanjutkan studi ke Swiss, Austria, atau Jerman.

“Kami siap bantu anak-anak muda Bali yang ingin menimba ilmu di Eropa. Ini bagian dari kontribusi kami bagi peningkatan kualitas SDM Bali,” tambahnya.

Berita Terkait:  Koster Tegaskan Seni sebagai Jiwa Peradaban dalam Singgasana Seni Bung Karno

Dukung Penataan Pariwisata Bali

Nutz mengapresiasi langkah Gubernur Koster dalam menata sektor pariwisata Bali pascapandemi. Menurutnya, wisatawan asal Swiss memahami dan mendukung upaya pemerintah dalam menegakkan aturan demi menjaga budaya dan norma lokal.

Sepanjang 2024, kunjungan wisatawan Swiss ke Bali mencapai lebih dari 40 ribu orang. Angka ini menunjukkan eratnya hubungan masyarakat Swiss dan Bali.

“Kami nyaman tinggal di Bali dan mendukung penuh kebijakan Gubernur dalam menjaga kualitas pariwisata. Kami siap bantu kapan pun dibutuhkan,” tandas Nutz.

Koster: Kolaborasi Lintas Negara Sangat Penting

Berita Terkait:  Genjot PAD, Pemkab Jembrana Ujicobakan Digitalisasi Retribusi Terminal Gilimanuk Lewat Sistem Tolgate

Gubernur Koster menyambut baik komitmen Konsulat Swiss. Ia membuka ruang selebar-lebarnya untuk kerja sama, khususnya dalam pengelolaan sampah, pendidikan, hingga penanganan wisatawan asing.

“Silakan koordinasi dengan jajaran kami. Jika ada warga Swiss yang butuh bantuan atau informasi, kami siap membantu. Wisatawan yang tidak tertib akan kami tindak tegas agar Bali tetap aman dan harmonis,” tegas Koster.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya Bali. Dengan semangat gotong royong, Koster berharap kerja sama Bali dan Swiss semakin erat demi kemajuan bersama. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI