Kolase foto: Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono mengadakan pertemuan dengan seluruh jajaran pengamanan di lingkungan Lapas Kelas IIA Kerobokan. (barometerbali/rah/pas)
Kerobokan | barometerbali – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono mengadakan pertemuan dengan seluruh jajaran pengamanan di lingkungan Lapas Kelas IIA Kerobokan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memberikan arahan terkait peningkatan kinerja dan disiplin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas sehingga dapat mewujudkan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya dalam bidang pengamanan.
Dalam arahannya, Kalapas menekankan pentingnya profesionalisme dan kewaspadaan yang tinggi dari setiap petugas pengamanan. Ia mengingatkan bahwa tugas pengamanan bukan hanya sekadar menjaga fisik lapas, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap aktivitas para narapidana dan memastikan tidak ada pelanggaran serta peredaran narkotika di dalam lingkungan Lapas.
Kalapas juga mengingatkan tentang pentingnya koordinasi antara semua petugas pengamanan dan pihak terkait lainnya, seperti petugas medis, petugas administrasi, serta jajaran lain yang terlibat dalam operasional Lapas. “Kepada seluruh jajaran pengamanan saya berpesan untuk selalu mengedepankan pelayanan yang humanis kepada warga binaan, namun tetap tegas dalam menjalankan tugasnya demi menciptakan lingkungan yang aman dan tertib”, jelas Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas memberikan beberapa instruksi mengenai peningkatan pengawasan, pengendalian pintu masuk dan keluar, serta pemanfaatan teknologi untuk memantau aktivitas di dalam Lapas. Kalapas berharap, dengan konsolidasi ini jajaran pengamanan dapat bekerja lebih optimal dan menjaga Lapas tetap aman dan tertib, sekaligus berkontribusi dalam pencapaian program-program yang telah ditetapkan ditetapkan.
Di akhir pengarahan, Kepala Lapas menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap tindakan, serta mengingatkan bahwa setiap petugas pengamanan harus selalu menjalankan tugasnya dengan dedikasi tinggi sehingga 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terwujud. (rah/pas)











