Koster Dorong Desa Berdikari Lewat Koperasi Merah Putih: Sembako hingga Klinik Jadi Fokus Utama

Screenshot_20250721_191343_WhatsAppBusiness
Gubernur Bali Wayan Koster (tengah) didampingi Bupati Tabanan Komang Sanjaya (kanan) menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara virtual dari Koperasi Merah Putih Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Senin (21/7/2025). (barometer Bali/rah)

Barometer Bali | Tabanan – Gubernur Bali Wayan Koster kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan mendorong penguatan koperasi desa yang sehat, tangguh, dan profesional. Hal ini disampaikannya saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara virtual dari Koperasi Merah Putih Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Senin (21/7/2025).

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif strategis dari pemerintah pusat untuk membangkitkan potensi ekonomi desa melalui model koperasi modern yang dikelola dengan prinsip gotong royong dan orientasi kebutuhan masyarakat.

Berita Terkait:  Megawati Soekarnoputri Hadiri Singgasana Seni Bung Karno di Sanur, UMKM Bali Raup Antusiasme Ribuan Pengunjung

“Koperasi harus sehat, jangan sampai bersaing tidak sehat dengan BumDes atau koperasi lain. Lebih baik berkolaborasi, saling kuatkan. Kuncinya ada di tata kelola dan manajemen keuangan yang benar,” tegas Koster didampingi Bupati Tabanan Komang Sanjaya di hadapan awak media.

Ia menekankan, banyak koperasi sebelumnya gagal karena tidak dikelola secara profesional, sehingga merugikan anggota dan tidak mampu berkembang. Oleh karena itu, menurutnya, penting untuk menjadikan Koperasi Merah Putih sebagai model yang bisa direplikasi ke desa-desa lain di seluruh Bali.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Respon Cepat Arahan Presiden, Sampah Pantai Kuta Ditangani Satgas

Lebih jauh, Gubernur Koster menjabarkan bahwa koperasi ini akan menyasar sektor-sektor vital masyarakat desa, seperti sembako, elpiji, pupuk, logistik, perikanan, hingga klinik kesehatan desa.

“Fokusnya kebutuhan dasar masyarakat. Ini sedang diproses dan disiapkan agar ke depan betul-betul menjadi penopang ekonomi desa,” ujarnya.

Tak hanya sekadar koperasi biasa, Koster menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih harus menjadi pilar ketahanan dan kedaulatan pangan daerah. Ia meyakini keberadaan koperasi ini akan sejalan dengan visi besar pembangunan Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Berita Terkait:  Pegadaian Beri Apresiasi Agen Berprestasi Lewat Gathering dan Awards Nasional 2025

“Dengan dukungan bupati dan seluruh perangkat desa, saya yakin program ini bisa memperkuat ekonomi desa, mewujudkan kedaulatan pangan, dan memperkokoh Bali sebagai pulau berdikari,” tutupnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI