Barometer Bali | Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali berencana menambah penyertaan modal sebesar Rp445 miliar kepada PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali guna memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi memperkuat peran bank daerah sebagai mitra pembangunan daerah.
“Penyertaan modal daerah ini diharapkan dapat memperluas pembiayaan sektor produktif, khususnya UMKM, memperkuat layanan keuangan pemerintah daerah, serta mendorong transformasi digital yang semakin efisien dan akuntabel,” jelas Koster di Wiswa Sabha, Rabu (14/1).
Ia menambahkan bahwa skema penyertaan modal ini juga dirancang untuk menjaga rasio kecukupan modal serta meningkatkan ketahanan risiko BPD Bali di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen melaksanakan penyertaan modal ini secara hati-hati, transparan, dan bertanggung jawab dengan tetap menjunjung prinsip tata kelola yang baik,” tegasnya. (red)











