Barometer Bali – DENPASAR – KPU Provinsi Bali berhasil meraih predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM). Capaian ini menjadi bukti komitmen lembaga dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berintegritas.
Sebagai unit kerja penerima predikat tersebut, KPU Bali mengikuti secara daring kegiatan SAKIP dan ZI Award Tahun 2025 bertema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” pada Rabu (11/02/2026).
Ketua KPU Bali, Dewa Agung Lidartawan, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbol administratif, melainkan komitmen berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang bersih dan profesional.
“Predikat Zona Integritas ini adalah komitmen nyata kami untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan dan memastikan pelayanan publik berjalan transparan, akuntabel, serta berintegritas. Kepercayaan publik adalah hal utama yang harus kami jaga,” ujar Dewa Agung Lidartawan.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri PANRB, Rini Widyantini, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Ia mengingatkan agar unit kerja yang telah meraih predikat ZI mampu menjaga konsistensi implementasi reformasi birokrasi, memperkuat orientasi pada hasil dan dampak, serta tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek administratif semata.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dewa Agung Lidartawan menambahkan bahwa KPU Bali siap menjadi role model dan agen perubahan di lingkungan internal KPU.
“Kami akan menjaga konsistensi implementasi Zona Integritas, memperkuat budaya kerja berintegritas, serta memastikan setiap program memiliki dampak nyata bagi masyarakat dan demokrasi di Bali,” tegasnya.
Melalui capaian ini, KPU Bali berkomitmen mendorong pembangunan Zona Integritas secara berkelanjutan, memperkuat akuntabilitas kelembagaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan terpercaya sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (rah)










