Kue Keranjang Khas Imlek, Kandungan Gizi dan Risiko Makan Kebanyakan

BB JAN F 28
Kue keranjang merupakan salah satu makanan khas saat perayaan Imlek, namun kandungan gizinya rendah. (barometerbali/getty images)

Denpasar | barometerbali – Kue keranjang atau nian gao merupakan makanan khas China yang kerap disajikan saat merayakan Tahun Baru Imlek.

Tahun ini, Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili diperingati pada Rabu 29 Januari 2025.

Dikutip dari China Highlights, kue keranjang melambangkan pendapatan lebih tinggi, kedudukan lebih tinggi, pertumbuhan anak-anak, dan harapan tahun yang lebih baik.

Karena itu, warga keturunan Tionghoa menikmati kue keranjang selama periode Tahun Baru Imlek yang dianggap membawa keberuntungan.

Jika kue keranjang di Indonesia identik berwarna coklat dan rasanya manis, warga China memiliki kudapan khas di daerah masing-masing.

Berita Terkait:  JNE Bergerak Bersama Berbagi Kasih Natal 2025

Kue keranjang di China utara berwarna putih dan kuning dengan rasa manis.

Sementara warga Shanghai mengenal nian gao berwarna putih yang dimasak untuk masakan gurih.

Adapun kue keranjang di China bagian selatan, berwarna kecoklatan karena dibuat dengan gula merah.

Meski rasanya manis dan enak, kue keranjang mengandung gula yang banyak.

Ini membuat makanan itu perlu dikonsumsi secukupnya.

Kandungan Gizi Kue Keranjang

Dilansir dari situs Asosiasi Keluarga Gizi (AKG) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), kue keranjang memiliki tekstur yang kenyal dan lengket.

Berita Terkait:  Jamda Pramuka Bali 2025, Koster Tegaskan Perang Melawan Judi Online

Kue ini terbuat dari tepung ketan dan gula yang dimasak.

Lalu, adonan tadi dicetak dengan cetakan berbentuk bundar seperti keranjang.

Setiap 100 gram kue keranjang mengandung gizi sebagai berikut:

Energi: 148 kilokalori

Protein: 2,83 gram

Karbohidrat: 33,84 gram

Gula: 20,64 gram

Lemak: 0,37 gram

Sodium: 104 miligram

Potassium: 105 miligram

Kue keranjang memiliki kadar karbohidrat dan gula yang cukup tinggi.

Berita Terkait:  Peringati HUT Satpam ke-45, Polres Gresik Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan

Karenanya, kudapan ini sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu berlebihan.

Konsumsi kue keranjang secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Risiko Makan Kue Keranjang

Dokter Rumah Sakit Miri di Sarawak Malaysia, Fam Tem Lom mengungkapkan, kue keranjang memiliki nilai gizi yang rendah.

“Kue keranjang memiliki nilai gizi yang sangat rendah, hanya mengandung pati dan gula,” ujarnya,

“Itu (kue keranjang) tidak memberikan kontribusi terhadap nilai kesehatan apa pun. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak mengkonsumsinya terlalu banyak,” lanjut dia. (ari)


BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI