Barometer Bali | Denpasar – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali menerima kunjungan studi industri dari mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan pengalaman akademis mahasiswa di dunia kerja nyata.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Bali, Imbar Susanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan mahasiswa-mahasiswi Undip yang dinilai sebagai generasi penerus bangsa berkualitas.
“Kami menyambut kedatangan mahasiswa-mahasiswi Universitas Diponegoro dengan penuh antusias. Kegiatan ini sangat penting, khususnya bagi mahasiswa akhir, agar bisa mendapatkan tambahan ilmu yang bermanfaat. Harapan kami, pengalaman ini dapat mematangkan visi, menambah bekal berkualitas, dan mampu mengantarkan kesuksesan mahasiswa di masa depan. Kesempatan baik ini sebaiknya dimaksimalkan untuk memperoleh pengetahuan yang nyata dari dunia kerja,” ujar Imbar.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa Undip juga mendapatkan pemaparan materi dari PLN UID Bali mengenai sistem kelistrikan di Bali yang terus diarahkan menuju pencapaian Net Zero Emission (NZE) tahun 2060. PLN menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT) serta inovasi teknologi kelistrikan berkelanjutan.
Selain itu, PLN turut menyampaikan kebanggaan atas pencapaian perusahaan yang berhasil masuk dalam jajaran Fortune Global 500, menandai posisi PLN sebagai salah satu perusahaan energi terkemuka di dunia. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berpikir visioner dan berkontribusi pada pembangunan bangsa.
Sementara itu, perwakilan Universitas Diponegoro, Arif Wibowo, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya kegiatan studi industri sebagai jembatan antara teori akademik dan praktik lapangan.
“Melalui kunjungan industri ini, mahasiswa dapat memperluas wawasan karena tentu ada banyak perbedaan antara apa yang dipelajari di kelas dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja,” jelas Arif.
Kegiatan studi industri ini diikuti oleh puluhan mahasiswa yang berkesempatan mempelajari langsung berbagai aspek operasional dan pelayanan PLN, sekaligus memahami peran strategis perusahaan dalam mendukung ketenagalistrikan di Bali. (rah)











