Barometer Bali | Sidoarjo – Kegiatan “Kunjungan Kerja Insan Pers” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo tahun anggaran 2025 tercatat menelan biaya besar. Program dengan pagu anggaran Rp 383.840.000 tersebut dilakukan melalui proses e-purchasing/e-catalog dengan kode RUP 61409653, dan dimenangkan oleh Khalila Enterprise dengan nilai kontrak Rp 377.000.000.
Kegiatan berlangsung pada Rabu–Jumat (5–7 November 2025) di Royal Malioboro Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang No. 29.001, Sosromenduran, Kecamatan Gedong Tengen, Sleman. Tema yang diusung yakni “Dari Wartawan untuk Wartawan: Jurnalisme Adaptif dan Inovasi Digital untuk Pelestarian Lingkungan.”
Berdasarkan keterangan Priyo Hadi Pranoto selaku pihak event organizer, estimasi kebutuhan biaya perjalanan dirinci sebagai berikut:
Estimasi Biaya Kegiatan
1. Sewa bus
4 unit × Rp 12.000.000/hari = Rp 48.000.000
2. Bantuan transport peserta
170 orang × Rp 500.000 = Rp 85.000.000
3. Sewa hotel
85 kamar × Rp 900.000 = Rp 76.500.000
4. Konsumsi
Makan dari hotel (2 kali): 170 × 2 × Rp 35.000 = Rp 11.900.000
Makan siang di luar: 170 × Rp 35.000 = Rp 5.950.000
Total konsumsi: Rp 17.850.000
5. Honor narasumber
3 orang × Rp 2.400.000 = Rp 7.200.000
Jika dijumlahkan, total kebutuhan biaya mencapai Rp 234.550.000. Dengan tambahan keuntungan EO, perhitungan mencapai Rp 258.005.000.
Dari nilai kontrak Rp 377.000.000, terdapat selisih anggaran sekitar Rp 118.995.000.
Kegiatan ini turut menghadirkan Ketua DPRD Sidoarjo, perwakilan Dewan Pers, serta narasumber dari Komdigi.
Saat dikonfirmasi terkait serapan anggaran, Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sadewo, memberikan jawaban singkat melalui pesan WhatsApp.
“Coba tanya ke Pak Wildan, saya tidak berani menjelaskan, takut salah,” pungkasnya. (redho)











