Kunjungi Tenganan, Sandiaga Uno Pesan 120 Tenun Gringsing untuk Pemimpin Dunia G20

IMG-20210925-WA0047
Menparekraf Sandiaga Uno memesan 120 kain tenun Gringsing dari penenun di Tenganan

Amlapura | barometerbali – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno memesan 120 kain tenun Gringsing untuk dihadiahkan kepada para pemimpin dunia yang akan hadir pada perhelatan G20 di Bali tahun depan. Pesanan tenun ini ternyata bisa memperkerjakan satu desa untuk mengerjakannya. Pasalnya, selama pandemi desa Tenganan yang terkenal memiliki teknik tenun spesial tersebut tidak berproduksi lagi.

“Saya order 120 kain tenun untuk dikerjakan selama satu tahun, jadi tahun depan sudah siap ya untuk saya hadiahkan kepada para pemimpin dunia G20. Semoga pesanan ini menjadi penyemangat ibu-ibu penenun sekaligus bisa membantu para pengrajin di sini,” ungkapnya, di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Jumat (24/9/2021).

Berita Terkait:  Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Konser Megah, JNE Jadi Mitra Logistik Resmi

Dia menegaskan, selama pandemi tidak hanya pengrajin di desa Tenganan saja yang terdampak. Melainkan seluruh pengrajin juga terkena dampak dari pandemi, selain itu Bali yang juga mengandalkan wisatawan tentunya dampaknya akan terkena ke semua sektor termasuk pengrajin tenun di desa Tenganan. “Dampaknya memang sangat besar dan saya harapkan ini segera berakhir,” harapnya.

Bahkan dari informasi yang diterima Sandi, desa ini terkenal dengan tenun yang tekniknya hanya ada di 3 negara di dunia yaitu Jepang, India dan Indonesia sehingga dapat dipastikan produksi kain tenun Desa Tenganan sangat spesial dan terbaik. 

Berita Terkait:  Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah di DKI Jakarta, OJK Resmikan EPIKS di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur

Salah satu perajin yang ditemui Sandi, ibu Susi menjelaskan, permintaan Sandiaga Uno tidak hanya membantu dirinya saja melainkan bisa membuat satu desa bergelora kembali. Pasalnya, dari permintaan Sandi yaitu sebanyak 120 kain tenun selama satu tahun maka akan memperkerjakan 400 pengrajin, jadi hampir satu desa yang bisa bekerja.

“120 kain tenun, untuk 1 tahun yang terlibat 400 orang secara keseluruhan dan 1 desa yang terlibat. karena untuk membuat 1 kain bisa melibatkan 3-5 orang. Jadi untuk membuat 120 kain kurang lebih 400 orang terlibat dalam pembuatan kain dari proses penggilasan kapas, proses pemintalan benang, pewarnaan sampai proses tenun,” jelasnya. 

Berita Terkait:  Libur Akhir Tahun, Bandara Ngurah Rai Layani 581 Ribu Penumpang dalam Sepekan

Usai mendapat penjelasan dari Ibu Susi, Sandi meminta mereka untuk mengerjakannya dan meminta Ibu Susi untuk bisa memberikan laporan pengerjaan kain istimewa tersebut. 

“Saya doakan pak Sandi menjadi pemimpin yang amanah, mampu memberikan solusi langsung terhadap permasalahan kaum kecil dan tetap charming dan menjadi idola emak-emak”, ujar bu Susi terharu usai mendapat pesanan langsung dari Sandiaga Uno. (BB/507).

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI