Foto: Kasat Narkoba Polres Tuban, AKP Raharjo SH (barometerbali/redho)
Tuban | barometerbali – Sosok yang dikenal dengan angkatan 39 Wira Satya Brata angkatan Secapa Polri tahun 2010 belum lama ini sukses menyita perhatian seluruh masyarakat hingga biodata dan profil tentangnya ditelusuri.
Namanya AKP Raharjo SH, dan memegang teguh filosofi Jawa, “Lakoni Wae Opo Jare Gustine Ungkap” yang artinya, jlani saya apa kata Gusti Pangeran (Tuhan YME).
Ia pernah menjadi bagian Dasba Brimob 6000 bertemu awak media di ruang kerja, untuk diajak berbincang santai hingga mengutarakan biodata selama menjadi unit tertua di Polri.
Brimob singkatan dari Korps Brigade Mobil kesatuan operasi khusus yang bersifat paramiliter milik Polri AKP Raharjo S.H menjadi bagian yang pernah berdinas di tempat konflik seperti Aceh, Ambon, Poso, Papua, dan Formed Police Unit VI (FPU 6 Sudan) sebagai pasukan PBB selama 1 tahun menjadi kebanggan tersendiri.
“Banyak yang cerita-cerita tak terlupakan Mas seperti mendapatkan istri asli orang aceh, kadang namanya jodoh, sedangkan saya orang Bojonegoro. Kini istri dan mertua saya ajak ke kota Bojonegoro hingga beberapa tahun ini saya kadang sama istri mengunjungi kesana di tempat tempat muda saat berjuang,” tambahnya.
Pria usia 48 tahun berucap tidak memungkin cita cita saya menjadi polisi, “Soalnya ayah ibu dan saudara tidak ada silsilah dari anggota abdi negara hanya seorang petani, tapi ada memory terkesan, seperti disampaikan kakek saya,” ungkapnya.
“De cucu mene iki bakal dadi polisi sambil menggendong dan saat itu saya masih 5 bulan dengar cerita itu dari kakekku ketawa Mas karna kakekku ini kan bukan dari silsilah anggota tapi bergaul dengan banyaknya anggota seperti bhabinkamtibmas, koramil danramil,” ungkap Raharjo sambil tersenyum lebar dengan senda guraunya.
“Akhirnya kata kata itu menjadi nyata,” cetus pria berbadan tegap.
Kini dirinya mendapat penempatan di Polres Tuban menjabat sebagai Kasat Narkoba memasuki 3 bulan ini.
Ia memohon kerja samanya apabila dari tugasnya ada yang tidak sesuai SOP dan jika ada sumber-sumber tidak dipercaya lebih baik datang di kantor dengan duduk bersama dengan ini ia mendisiplinkan dan mendidik anak buahnya.
“Dalam hal ini kami Satresnarkoba Polres Tuban bertugas melaksanakan pembinaan fungsi penyelidikan, penyidikan, pengawasan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkoba serta koordinasi dalam rangka pembinaan, pencegahan, rehabilitasi korban, dan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya Raharjo.
Reporter: Redho
Editor: Ngurah Dibia











