Lapas Kerobokan Tebar 800 Benih Ikan Patin, Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

IMG-20251212-WA0117
Kalapas Kerobokan penebaran 800 benih ikan patin di Kawasan SAE Lembah Hijau, pada Jumat (11/12/2025) (Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, bersama Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Boy Guntur Sagara dan jajaran petugas, melaksanakan kegiatan penebaran 800 ekor benih ikan patin di kawasan SAE Lembah Hijau, Jumat (12/12/2025).

Penebaran benih ikan patin ini merupakan upaya diversifikasi program budidaya perikanan yang sebelumnya telah sukses mengembangkan budidaya ikan lele dan nila.

Berita Terkait:  Jadi Mesin Ekonomi Baru, Kemenpar Perkuat Pengembangan 'Sports Tourism' 

Langkah ini diambil untuk memperluas dan memperkuat bekal keterampilan warga binaan di sektor perikanan air tawar. SAE Lembah Hijau, yang dikelola dengan kreativitas tinggi, berhasil dimanfaatkan menjadi ruang edukatif dan produktif, meskipun dengan keterbatasan lahan.

Kalapas Hudi Ismono menyampaikan Setelah sukses dengan lele dan nila kini hadirkan patin sebagai wujud penambahan unsur variatif dalam pembinaan kemandirian.

Berita Terkait:  Polda Bali Kuatkan Wawasan Kebangsaan Eks Teroris

“Budidaya ini adalah sekolah nyata, mengajarkan tanggung jawab, kerja sama tim, dan keterampilan multi-tasking yang sangat dibutuhkan warga binaan saat mereka kembali ke masyarakat nanti,” Ujarnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Lapas Kerobokan dalam menciptakan peluang bagi warga binaan, menjadikan setiap inci lahan sebagai sumber ilmu dan harapan. Melalui pengelolaan komprehensif SAE Lembah Hijau, Lapas Kerobokan terus memperluas ruang pembinaan berbasis produktivitas dan edukasi, sejalan dengan fungsi Pemasyarakatan.

Berita Terkait:  Ditlantas Polda Bali Luncurkan Backoffice Smart Road Safety Policing, 236 CCTV Terintegrasi Dipasang

Kepala Kanwil Ditjenpas Bali, Decky Nurmansyah, memberikan apresiasi Inovasi Lapas Kerobokan dalam diversifikasi budidaya perikanan ini patut dicontoh.

“Pembinaan harus adaptif dan relevan dengan kebutuhan pasar. Program seperti ini adalah investasi nyata pada masa depan warga binaan, memberikan bekal kemandirian yang utuh saat mereka kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif,” tegas Decky.***

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI