Lepas Kontingen Jamnas XII, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Karakter Unggul Nak Bali

IMG-20260808-WA0205
Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026)(Barometerbali/istimewa)

Barometer Bali | Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menggarisbawahi bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali unggul tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan kognitif, melainkan harus mendahulukan pembentukan karakter, moral, dan jati diri sebagai Nak Bali.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Koster saat melepas Kontingen Kwarda Gerakan Pramuka Bali menuju Jamnas XII 2026 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (7/8/2026).

Menurut Koster, Gerakan Pramuka merupakan wahana pendidikan disiplin yang sangat sejalan dengan visi pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya dalam menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan.

Berita Terkait:  Tutup UDG ke-33 Bali 2026, Gubernur Koster Tekankan Regenerasi dan Ajeg Budaya Bali

“SDM Bali unggul itu yang utama dibangun adalah karakternya, jati dirinya, identitasnya sebagai Nak Bali. Karena nature-nya, original-nya orang Bali itu baik-baik,” ujar Koster di hadapan ratusan Pramuka Penggalang dan jajaran pengurus Kwarda Bali.

Koster menjelaskan, rekam jejak peradaban dan sejarah membuktikan bahwa masyarakat Bali memiliki karakter mendasar yang tekun, ulet, gigih, loyal, serta lebih mengutamakan kewajiban ketimbang hak. Sifat jujur, santun, dan menghormati sesama inilah yang mengantarkan banyak putra-putri Bali sukses menduduki posisi strategis di ranah nasional, mulai dari lembaga hukum, kehakiman, TNI/Polri, hingga sektor transmigrasi.

Berita Terkait:  Gubernur Koster Puji Pandangan Fraksi DPRD Bali soal APBD Perubahan: Konstruktif dan Tajam

Namun, ia tidak menampik adanya pergeseran ekosistem sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai luhur tersebut. Oleh karena itu, penguatan nilai moral menjadi syarat mutlak dalam pendidikan generasi muda.

“Kalau kemampuan kognitifnya yang membentuk profesionalisme itu nomor dua. Yang kita bangun manusia yang baik dulu. Pintar matematik, fisika, atau kimia tapi kalau tidak baik nanti bikin rusak. Pintar saja tidak cukup, baik saja kurang, harus dua-duanya,” tutur Koster.

Berita Terkait:  Sambut Delegasi Timor-Leste, Gubernur Koster Dorong Kerja Sama Ekonomi Bali

Koster berpesan agar para peserta memanfaatkan momentum Jamnas XII di Cibubur untuk menempa kompetensi afektif, kognitif, dan psikomotorik secara seimbang sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi hingga dunia kerja. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI