Barometer Bali | Denpasar – Lembaga Pendidikan Bali Asia (LPBA) Denpasar terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi bahasa Inggris melalui kolaborasi strategis. Unit usaha di bawah naungan STIKOM Bali Group ini resmi menjalin kerja sama dengan Indonesia Australia Language Foundation (IALF) Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Jumat (7/8/2026), di Gedung IALF Bali, Jalan Raya Sesetan, Denpasar.
MoU ditandatangani langsung oleh CEO IALF Indonesia, Caroline Bentley, bersama Direktur LPBA Denpasar, Dr. Dian Rahmani Putri, S.S., M.Hum. Kesepakatan ini menjadi fondasi kerja sama dalam pengembangan kompetensi bahasa Inggris melalui pelatihan, workshop, sosialisasi, hingga sertifikasi berstandar internasional.
Direktur LPBA Denpasar, Dian Rahmani Putri, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan bahasa Inggris yang kompetitif.
“Kolaborasi ini mencakup sertifikasi kecakapan dan pengajaran bahasa Inggris, baik bagi masyarakat umum maupun kalangan akademik. Kami ingin menghadirkan layanan pembelajaran yang sesuai dengan standar internasional,” ujarnya.
Menurut Dian, sinergi dengan IALF akan semakin memperkuat mutu pengajaran di LPBA Denpasar sehingga peserta didik memiliki bekal yang lebih baik untuk kebutuhan dunia kerja maupun melanjutkan studi ke luar negeri.
LPBA Denpasar yang berlokasi di Gedung Polnas, Jalan Pandu Nomor 9, Tanjung Bungkak, Denpasar Timur, merupakan bagian dari STIKOM Bali Group yang menaungi sejumlah institusi pendidikan, antara lain ITB STIKOM Bali, Universitas Teknologi Bandung, SMKTI Bali Global, Politeknik Nasional Denpasar, LPK Darma, dan Politeknik Ganesha Guru Singaraja.
Ia menegaskan, layanan LPBA tidak hanya diperuntukkan bagi civitas akademika STIKOM Bali Group, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Sementara itu, CEO IALF Indonesia, Caroline Bentley, menyambut positif kemitraan tersebut. Ia optimistis kerja sama ini akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di Bali.
“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan LPBA Denpasar dan siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris para peserta didik,” katanya.
Turut hadir dalam penandatanganan MoU tersebut dari LPBA Denpasar yakni Ni Putu Arini, S.E. selaku Pengawas Lembaga dan I Gede Andi Juliawan, S.Bns. selaku Koordinator Marketing. Dari pihak IALF Indonesia hadir Director of Marketing Jay Arief Rahman serta Customer Relations & Partnerships Manager IALF Bali, Yayuk Setiyo Hadiningsih. (rah)











