Barometer Bali | Badung – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung masa bakti tahun 2025-2029 secara resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Umum KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan di Puspem Badung, Rabu (18/2). I Made Sutama dikukuhkan sebagai Ketua Umum KONI Badung. Acara pelantikan dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua DPRD Badung diwakili anggota Komisi IV DPRD Badung I Gede Suraharja, Ketua KONI Kabupaten/Kota se-Bali serta Pimpinan Cabang Olahraga.
Dalam sambutannya Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sekaligus sebagai pelindung KONI Badung menegaskan, pengurus KONI Badung yang baru dilantik agar membuat program kerja yang difokuskan pada pembinaan atlet sejak dini serta pengadaan sarana prasarana cabang olahraga. Sehingga kedepan diharapkan badung semakin banyak memiliki atlet-atlet yang berprestasi. “Kami ingin prestasi yang diraih para atlet berangkat dari hasil pembinaan, bukan secara instan. Untuk itu kami minta jajaran pengurus KONI mulai membuat perencanaan terutama dalam rangka melakukan pembinaan atlet usia dini dan menyiapkan sarana prasarana,” tegasnya.
Untuk kebutuhan sarana prasarana olahraga, KONI dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga untuk menyiapkan sarana prasarana olahraga. Dengan sarana prasarana yang memadai akan mampu memotivasi para atlet untuk berlatih lebih tekun. Dengan harapan nanti KONI Badung mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas dan mampu membawa nama harum Kabupaten Badung di berbagai cabang olahraga baik di Provinsi Bali, Nasional maupun Internasional. Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus KONI Badung sebelumnya yang penuh dedikasi, berkontribusi besar bagi badung dengan diraihnya juara umum Porprov Bali ke-10 kalinya serta membawa atlet Badung berprestasi di level Nasional hingga Internasional.
Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama mengatakan, setelah dilantik pihaknya akan melakukan konsolidasi ke dalam, menata tata kelola organisasi. Sesuai arahan Bupati, Pengurus KONI Badung akan fokus melakukan pembinaan atlet usia dini dan segera berkoordinasi dengan Disdikpora dan Bappeda terkait dengan sarana prasarana olahraga. Selain itu akan dilakukan rapat kerja KONI untuk merencanakan program-program selanjutnya. Sutama mengakui, di Badung sebagian besar atlet berprestasi merupakan hasil dari pembinaan sejak dini. “Kedepan kami meyakini mampu lebih berprestasi dari atlet hasil binaan KONI Badung bekerjasama dengan seluruh Cabor,” ungkapnya.
Sementara Ketua Umum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan mengapresiasi Pengurus KONI Badung sebelumnya, karena telah berprestasi luar biasa, dengan raihan 10 kali juara umum Porprov Bali. Menurutnya, apa yang diraih ini tidaklah mudah, membutuhkan proses panjang dan dukungan pendanaan. Untuk itu kepada Pengurus KONI yang baru dapat melanjutkan pembinaan para atlet, terlebih dalam waktu dekat event PON telah menanti di tahun 2028 yang akan digelar di NTB dan NTT. “PON nanti sistemnya akan berubah. Akan mempertandingkan Olympic Sport dan cabor yang berprestasi di Sea Games dan Asian Games. Untuk itu mari bersama-sama bekerja keras memberikan yang terbaik bagi Bali,” pintanya. (rah)











