Kolase foto: Sebanyak 64 mahasiswa PNB sukses menggelar KKN PPM di Desa Melinggih, Payangan, Gianyar selama 14 hari. (Sumber: barometerbali/tt)
Gianyar | barometerbali – Mahasiswa KKN PPM Politeknik Negeri Bali sukses melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang berlokasi di Desa Melinggih, Payangan, Gianyar, Bali. Sebanyak 64 mahasiswa diterjunkan ke desa selama 14 hari. Kegiatan KKN PPM rutin diselenggarakan tiap tahun oleh Politeknik Negeri Bali.
Program kerja yang diusung salah satunya perbaikan mesin pencacah sampah yang rusak akibat vendor mesin malpraktek. Mesin yang seharusnya bisa mencacah sampah organik hingga mengurai menjadi pupuk kompos tidak dapat digunakan selama bertahun-tahun.
Mahasiswa KKN-PPM Politeknik Negeri Bali berhasil memperbaiki mesin tersebut dengan mengganti gulungan dinamo yang menjadi salah satu faktor sampah tidak terurai. Perbaikan dilakukan oleh Mahasiswa teknik dan dibantu oleh pengurus TPS yang bertugas.
“Kami mengharapkan supaya kedepannya Politeknik Negeri Bali dan Desa Melinggih menjalin kerja sama yang bagus lagi untuk bisa mengirimkan kembali mahasiswa nya di tahun-tahun berikutnya. Dan masih banyak lagi pembangunan di desa dan hadirnya mahasiswa dari PNB sangat berkontribusi bagi desa untuk menata kembali desa supaya lebih maju lagi,” ucap Dwipayana selaku Kepala Desa Melinggih.
Program kerja ini diakhiri dengan peresmian papan nama TPS-3R Bhakti Pertiwi yang disahkan oleh Kepala Desa Melinggih serta didampingi Ketua TPS, Koordinator Dosen Pembimbing serta Koordinator Desa.
“Kami harap pemasangan papan nama ini dapat menjadi kenang-kenangan kami selama KKN di desa ini,” tandas Koordinator Desa.











