Mangku Pastika Siap “Endorse” Anak Muda Jadi Pemimpin dan Entrepreneur

Made Mangku Pastika (dua dari kiri) didampingi Gede Suardana (dua dari kanan) usai diskusi tentang entreprenuer milenial di era disrupsi, di Pojok Sudirman, Denpasar, Sabtu (25/2/2023). (Foto: Ist/GS)

Denpasar | barometerbali – Mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika sangat antusias melihat semangat anak muda di bidang entreprenuer dan kepemimpinan. Ia siap meng-endorse anak muda yang berani terjun menjadi pengusaha dan pemimpin.

“Saya siap endorse anak muda. Saya siap dukung anak muda yang punya semangat maju menjadi pengusaha dan pemimpin,” kata Mangku Pastika dalam sebuah diskusi tentang entreprenuer milenial di era disrupsi, di Terali Resto, Pojok Sudirman, Sabtu (25/2/2023).

Berita Terkait:  Koster Upayakan Insentif Pecalang Se-Bali, Target 2027–2028

Diskusi yang dihadiri komunitas entrepreneur muda ini dihadiri juga pembicara lainnya yakni Gede Suardana dan Ketut Sae Tanju pemilik Terali Resto.

Ia mendorong anak muda yang telah dibekali pengetahuan yang layak agar berani menjadi Gubernur Bali di masa mendatang.

“Jangan menunggu tahun 2039, itu kelamaan. Lebih cepat lebih baik. Jika sudah umur 30 tahun dan dibekali pengetahuan itu sudah kayak,” tegasnya di hadapan para milenial dan pengusaha muda.

Ia pun mendorong anak muda Bali menjadi entreprenuer sejak dini. Disebutkan bahwa anak muda di Bali yang menekuni dunia entrepreneur masih sedikit. Ia mengajak anak muda menjadi entreprenuer untuk memajukan perekonomian Bali.

Berita Terkait:  Kebakaran Kantor PT Jaya Etika Beton di Bojonegoro, BBM Subsidi Diduga Jadi Pemicu Masalah

Sementara itu, Suardana mengajak anak muda mengasah semangat entrepreneur dengan ilmu marketing dan branding yang benar agar UMKM bertahan dan bertumbuh besar.

Suardana, seorang entrepreneur muda yang saat ini menekuni ilmu branding menjelaskan bahwa bisnis yang selamat di masa pandemi adalah UMKM. Sementara perusahaan besar banyak yang berguguran.

“Perusahaan besar banyak hilang digulung ombak disrupsi pandemi, disrupsi milenial, dan disrupsi digital karena mereka susah bergerak melakukan inovasi. Sementara UMKM selamat karena lebih lincah menyesuaikan diri di tengah pandemi,” ungkap Suardana pemilik Applemart di Singaraja.

Berita Terkait:  Kuasa Hukum Nilai Kasus Made Daging Dipaksakan, Polda Bali Dinilai Keliru Terapkan Pasal

Ia menyarankan UMKM yang selamat dari pandemi agar segera membangun brand yang benar agar bisa bertahan lama dan bertumbuh besar.

“Yang bertahan di masa pandemi bukan yang besar, kokoh, dan kuat. Yang bisa selamat adalah yang selalu bisa relevan dengan segala tantangan,” cetus Suardana yang maju sebagai bakal calon DPD RI.

Sementara itu, Tanju mengajak anak muda untuk berani menjadi pebisnis. “Bukan berarti tanpa modal uang tidak bisa menjadi entrepreneur. Kita bisa melakukannya jika berani terjun dan memulai,” sambungnya. (BB/501)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI