Manik Kumala Raih Gelar Sarjana Teknologi Pangan FTP Unud Tercepat

Foto: Gara-gara olah tepung keladi menjadi flakes, Manik Kumala sukses raih Gelar Sarjana Teknologi Pangan Tercepat, Jumat (25/8/2023). (BB/FTP/Unud)

Denpasar | barometerbali – Komang Manik Kumala Dewi, kerap disapa Manik sukses meraih gelar Sarjana Teknologi Pangan (S.TP) tercepat di angkatannya pada bulan Agustus di Program Studi Teknologi Pangan Universitas Udayana dengan melakukan Studi Karakteristik dan Potensi Pangan Fungsional Flakes dengan Perbandingan Tepung Keladi Alami (Xanthosoma sagittifolium) dan Termodifikasi Heat Moisture Treatment (HMT) dibawah bimbingan Ibu Anak Agung Istri Sri Wiadnyani, S.TP., M.Sc. dan ibu Dr. Gusti Ayu Kadek Diah Puspawati, S.TP., M.Si., Jumat (25/8/2023).

Berita Terkait:  Buka Koncab XXIII PGRI Dawan, Wabup Tjok Surya Tekankan Komitmen dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Penelitian yang dilakukan adalah pembuatan flakes yang berpotensi sebagai pangan fungsional berasal dari bahan alami lokal seperti keladi, Pemanfaatan bahan pangan lokal dari umbi-umbian juga dapat digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan produk flakes karena umumnya kaya akan karbohidrat.

“Pada proses pembuatan flakes ini dilakukan dengan kombinasi tepung keladi alami dan termodifikasi secara HMT (Heat Moisture Treatment, red),” ucapnya.

Berita Terkait:  Go International, PIB College Kembangkan Kuliner Sehat Berbasis Traditional Chinese Medicine

HMT adalah modifikasi fisik pada granula pati dengan suhu 80oC-120oC selama 15 menit-16 jam dengan perlakuan kadar air yang telah ditetapkan kurang dari 35%.

Manik Kumala melaporkan dalam penelitian yang dihasilkan yaitu karakteristik dan potensi pangan fungsional flakes diperoleh pada penambahan tepung keladi alami 60% dan tepung keladi termodifikasi HMT 40% dengan kadar air 2,15%, kadar abu 1,80%, kadar protein 3,39%, kadar lemak 17,21%, kadar karbohidrat 71,80%, kadar serat kasar 1,16%, uji kerenyahan dalam susu 2,06 menit, dengan tekstur renyah dan masih disukai oleh panelis.

Berita Terkait:  Musorprov KONI Bali 2026: Koster Tegaskan Era Baru Pembinaan Atlet Berbasis Sistem

Ia juga menekankan bahwa Flakes dengan penambahan tepung keladi alami 60% dan tepung keladi termodifikasi HMT 40% memiliki kadar pati resisten dan serat pangan masing-masing sebesar 3,80% dan 4,53%. Ia juga menyarankan bahwa Perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut tentang penambahan kadar protein pada flakes. (BB/212)

Sumber: https://www.unud.ac.id/in/berita-fakultas3449-Gara-Gara-Olah-Tepung-Keladi-menjadi-Flakes-Manik-Kumala-Sukses-Raih-Gelar-Sarjana-Teknologi-Pangan-Tercepat.html

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI