Foto: Wakil Komandan TKN Golf Fauzi Badila, Ketua DPW RKB Bali Rudy Soehendar, Ketua DPP RKB Wigit Bagus Prabowo, Wakil Komandan TKN Fanta Wawan Sugianto dan Ketua Tim Kemenangan Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Made Muliawan Arya (De Gadjah) saat Deklarasi Relawan Rumah Keluarga Bersama (RKB) di Bali Wake Park & Aqualand, kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (27/12/2023). (Foto: BB/Ngurah Dibia)
Denpasar | barometerbali – Puluhan warga terdiri dari tokoh masyarakat, kaum muda hingga kaum disabilitas menjadi relawan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto, dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Gibran Rakabuming Raka atau Paket Prabowo-Gibran mendeklarasikan diri dalam Relawan Rumah Keluarga Bersama (RKB) di Bali Wake Park & Aqualand, kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Rabu (27/12/2023).
Menjadi radar kantong perolehan suara dalam Pemilu 2024, setelah Jakarta dan Jawa Tengah, Bali juga diperhitungkan di urutan ketiga yang perlu digarap serius untuk pemenangan capres dan cawapres.

Kehadiran Relawan Rumah Keluarga Bersama (RKB) kali ini menambah jumlah Relawan Prabowo-Gibran menjadi 35 organ relawan di Bali.
Hadir dalam acara deklarasi bertajuk “RKB Give Back with Gen Z” tersebut, beberapa perwakilan dari Tim Kampanye Nasional (TKN) di antaranya Fauzi Badila yang menjabat sebagai Wakil Komandan TKN Golf, Rudy Soehendar Ketua DPW RKB, Ketua DPP RKB Wigit Bagus Prabowo, Wakil Komandan TKN, Fanta Wawan Sugianto dan Ketua Tim Kemenangan Daerah, Made Muliawan Arya yang akrab disapa De Gadjah.
Dalam sambutannya, Ketua DPW RKB Provinsi Bali Ruddy Soehendar memaparkan, deklarasi ini bertujuan untuk menyatukan tekad dan semangat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berkualitas untuk masa depan Indonesia yang lebih gemilang.
“Acara ini menjadi momentum penting dalam perjuangan kami untuk mencapai visi yang lebih besar bagi bangsa dan negara,” tegas Ruddy yang mantan jurnalis kepresidenan sekaligus juru kamera sebuah stasiun TV ini.

Rudy menjelaskan kepengurusan RKB Bali, berjumlah 15 orang terdiri dari berbagai pengusaha. Wadah ini disebutnya siap membawahi Gen Z dan generasi milenial untuk mendukung kepemimpinan Prabowo-Gibran pada Pemilihan Presiden 2024.
Selanjutnya Wakil Komandan TKN Golf Fauzi Badila dalam sambutannya menegaskan para relawan dalam menyampaikan visi misi dari pasangan Prabowo-Gibran hendaknya secara santun dan tidak ugal ugalan.
“Pak Prabowo berpesan kepada saya untuk disampaikan kepada siapapun tidak pandang usia maupun jabatan, bahwa bapak ingin di dukung dengan cara damai. Pakem kita adalah damai, santun, rukun, sejuk serta merangkul itu yang dipesankan bapak Prabowo dan Ketua Tim TKN Bang Dasco kepada saya,” pinta Fauzi di hadapan Relawan RKB.
Ia yakin dengan banyaknya tim relawan yang mendeklarasikan diri untuk bergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Gibran, pasangan nomor urut dua bisa menang dalam satu putaran dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.
“Target suara pilpres mendatang sebanyak 35 persen. Untuk Bali sendiri memang agak berat mengingat Bali merupakan lumbung suara dari Partai PDI Perjuangan yang mengusung pasangan nomor urut tiga Ganjar Mahfud,” tandas Fauzi Badila.

Di tempat yang sama, Ketua RKB Pusat Wigit Bagus Prabowo menuturkan dirinya terharu melihat umbul-umbul RKB terpajang tegak di Bali. Hal tersebut menunjukkan bahwa relawan RKB di Bali telah bekerja keras dalam memenangkan pasangan Prabowo Gibran pada Pemilu 2024 ini.
“Saya yakin jika Prabowo-Gibran terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden, maka Bali akan lebih berkembang. Warga Bali ke depan agar tidak sekadar menjadi obyek kemajuan pariwisata. Dengan program yang dicanangkan Pak Prabowo dan Mas Gibran, maka warga Bali lebih bagus menikmati yang sudah dibangun sebagaimana legacy dari Pak Jokowi,” beber Wigit.
RKB imbuhnya, akan menjadi pemantik masyarakat Bali untuk terlibat dalam perjuangan ini. Rumah Keluarga Bersama menjadi jalan tengah pemilahan-pemilahan untuk rekonsiliasi.
“Para relawan agar menjadikan momen pesta demokrasi sebagai momen mengagungkan hal positif. Hindari hoaks dan fitnah karena merugikan diri sendiri. Kalau ada yang mencela, kita jogetin dan senyumin saja,” sentil Wigit.
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Bali Made Muliawan Arya mengaku semakin bersemangat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Bali dengan semakin bertambahnya relawan yang mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo-Gibran.
“Hingga saat ini di Indonesia ada 200 organ relawan dan di Bali sebanyak 35 kelompok relawan telah bergabung bersama kita dan kami siap bersinergi dengan mereka. Target kami bisa memperoleh suara hingga 50 persen. Tekad kami pantang menyerah hingga injury time,” tandas De Gadjah.

Ia mengaku semakin bersemangat untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Bali dengan semakin bertambahnya relawan yang mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo-Gibran.
“Dengan bertambahnya relawan ini semakin membuat tambah semangat, tambah optimis, dan tambah yakin Prabowo-Gibran bisa menang satu putaran,” pungkas De Gadjah.
Dalam acara Deklarasi RKB Bali tersebut Selain menghadirkan Gen Z, acara terkesan berbeda dari biasanya dengan keterlibatan disabilitas dan mantan penyintas skizofrenia sebagai pengisi acara, mulai tarian fire dance di atas kursi roda, band, dan melukis dengan kopi oleh tuna netra.
Komandan TKD Fanta Pemilih Muda Bali I Putu Gede Wirakusuma yang akrab dipanggil De Wira menambahkan untuk merangkul suara dari kaum milenial pihaknya membuat headquarter (markas besar) yang berlokasi di pusat Kota Denpasar.
“Di headquarter para pemuda silakan nanti mau ngumpul, mau nongkrong, mau ngopi dan berdiskusi. Itu kita jadikan basis untuk melakukan pergerakan-pergerakan,” ucap De Wira.

De Wira yang juga Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Bali Periode 2022-2025 ini menilai anak muda di Bali belum begitu banyak yang berani tampil muncul ke permukaan menyuarakan Prabowo-Gibran.
“Tapi kami yakin hati mereka satu putaran Prabowo-Gibran. Pemuda Bali siap dan ada untuk Prabowo Gibran. Grass root kita gerak terus di bawah dengan menggelar berbagai kegiatan. Suara pemilih muda di Bali itu kurang lebih 45 hingga 48 persen. Itu 70 persen bisa kita raih suara pemuda,” pungkas De Wira. (213)
Editor: Ngurah Dibia











