Menarik Dikunjungi! Menguak Keunikan Monkey Forest Ubud: Bukan Sekedar Hutan Biasa

BARO FEB F 7
Petugas memberi makan monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis) di Monkey Forest Ubud, Gianyar, Bali. (barometerbali/dok.Antara)

Barometerbali.com | Gianyar –  Monkey Forest di Ubud, Gianyar, Bali, adalah salah satu tempat wisata di Bali yang banyak dikunjungi wisatawan.

Letaknya ada di jantung pariwisata sehingga tak sulit menemukannya.

Tepatnya lokasi Monkey Forest ada di Jl. Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali

Monkey Forest Ubud adalah hutan lindung seluas 12,5 hektar yang dihuni oleh sekitar 700 ekor monyet ekor panjang Bali (Macaca fascicularis).

Hutan ini merupakan destinasi wisata populer di Ubud yang menawarkan kesempatan unik untuk berinteraksi dengan satwa liar di habitat alami mereka.

Berita Terkait:  Magnet Pariwisata Dunia, Bali Raih Peringkat Pertama Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

Di dalamnya terdapat Kuil Pura Dalem Agung Padangtegal yakni Kuil Hindu yang berada di tengah hutan yang diyakini sebagai pelindung monyet-monyet.

Ada pula jembatan Batu yang merupakan jembatan yang dibangun di atas Sungai Ayung yang memisahkan hutan menjadi dua bagian.

Tak hanya itu, ada juga pohon Suci yang dianggap sakral dan rumah bagi roh leluhur berupa pohon beringin.

Selain itu juga tersedia banyak Jalur Trek yang bisa membuat pengunjung menjelajahi hutan melalui jalur trek yang tersedia, memungkinkan mereka mengamati monyet dan vegetasi dari dekat.

Berita Terkait:  Surga Cita Rasa Premium, Ini 5 Restoran Wajib Dikunjungi di Petitenget Bali

Aktivitas:

* Mengamati Monyet: Pengunjung dapat mengamati monyet-monyet yang berayun di pepohonan, mencari makanan, dan bermain di antara reruntuhan kuil.

* Memberi Makan Monyet: Pengunjung dapat membeli pisang atau kacang tanah dari penjaja di hutan untuk memberi makan monyet. Namun, penting untuk mengikuti instruksi staf taman untuk memastikan keamanan dan mencegah perilaku agresif.

* Mengunjungi Kuil: Pengunjung dapat mengunjungi Pura Dalem Agung Padangtegal untuk beribadah atau hanya mengagumi arsitektur tradisional Hindu.

* Menikmati Alam: Hutan ini menawarkan pemandangan alam yang indah, termasuk pohon-pohon tinggi, tanaman tropis, dan sungai yang mengalir. Pengunjung dapat bersantai dan menikmati ketenangan alam.

Berita Terkait:  Peringkat 3, Denpasar Bali Masuk Daftar Kota dengan Restoran Vegetarian Terbanyak Dunia

Tips Datang ke Monkey Forest :

Berpakaianlah dengan nyaman dan sopan.
* Jaga jarak aman dari monyet, terutama yang memiliki anak.
* Jangan bawa makanan atau minuman ke dalam hutan.
* Ikuti instruksi staf taman untuk menghindari kecelakaan.
* Hindari menyentuh atau mengganggu monyet.
* Buang sampah pada tempatnya untuk menjaga kebersihan hutan.

Jam Buka:

* Setiap hari: 08.30 – 17.30 WITA

Biaya Masuk:

* Dewasa: IDR 120.000
* Anak-anak (3-12 tahun): IDR 100.000 (ari)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI