Menko AHY Tinjau Proyek Rp200 Miliar Penahan Abrasi Pantai Kuta, Dorong Bali Jadi Pulau Hijau

Screenshot_20251014_005434_Gallery
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Penjabat Menko Marves, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau proyek infrastruktur penanganan abrasi di kawasan pesisir Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak senilai Rp200 miliar. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Badung – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Penjabat Menko Marves, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau proyek infrastruktur penanganan abrasi di kawasan pesisir Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak senilai Rp200 miliar. Proyek strategis nasional itu bertujuan melindungi garis pantai ikonik Bali dari ancaman abrasi dan erosi akibat perubahan iklim.

Usai meninjau proyek tersebut, AHY bersama Gubernur Bali Wayan Koster melanjutkan kunjungan ke Kawasan Batu Lumbang, Kuta, Senin (13/10), dalam rangka kegiatan Green Infrastructure Initiative (GII) – Waste Clean Up. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jerman melalui GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) untuk memperkuat pembangunan infrastruktur hijau dan berkelanjutan.

Berita Terkait:  Desain Bandara Bali Utara Ramai di Medsos, Pengamat Buleleng Pertanyakan Legalitas dan Izin

Menko AHY menegaskan, pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan tidak boleh dipertentangkan. “Kemajuan dan kesejahteraan masyarakat harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keseimbangan alam. Tanpa itu, kita kehilangan identitas Bali sebagai pulau yang hijau, bersih, dan berbudaya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, AHY bersama rombongan melakukan penanaman mangrove serta membersihkan kawasan pesisir dari sampah plastik. Ia menilai langkah kecil seperti ini memiliki dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan. “Mangrove bukan hanya simbol pelestarian, tetapi juga nature-based solution—solusi alami dalam menghadapi perubahan iklim,” jelasnya.

Berita Terkait:  Bupati Satria Tinjau Perbaikan Senderan dan Pelebaran Jalan Menuju Pantai Crystal Bay

Menurutnya, ekosistem mangrove terbukti mampu menyerap karbon hingga 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan tumbuhan darat lainnya serta berperan penting dalam mencegah abrasi pantai. “Menanam mangrove berarti melindungi masa depan pesisir, sekaligus menjaga sumber penghidupan masyarakat nelayan,” katanya.

Selain aspek ekologis, AHY juga menyoroti potensi ekonomi mangrove. Ia mencontohkan kelompok ibu-ibu nelayan di sekitar kawasan yang berhasil mengembangkan berbagai produk turunan mangrove, seperti makanan ringan, minuman, hingga kerajinan tangan bernilai ekspor. “Inilah bukti bahwa pelestarian alam bisa berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi lokal,” ujar putra sulung Presiden ke-6 RI itu.

Terkait isu tata ruang dan pembangunan pesisir, AHY menegaskan pentingnya penegakan aturan agar pembangunan tidak merusak lingkungan. “Jika tata ruang diabaikan, dampaknya bisa fatal—mulai dari banjir, abrasi, hingga kerusakan infrastruktur. Karena itu, tata ruang harus menjadi panglima pembangunan,” tegasnya.

Berita Terkait:  Wabup Tjok Surya Tinjau Kerusakan Jalan Bukit Abah di Desa Besan, Pastikan Anggaran Revitalisasi 2026

Ia mengapresiasi langkah Pemprov Bali yang proaktif dalam mendorong program infrastruktur hijau dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. AHY menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan mitra internasional untuk mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Setiap langkah kecil, seperti menanam mangrove, adalah investasi besar bagi masa depan bumi,” tutup AHY. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI