Nelayan Sanur Hilang di Perairan Selatan Nusa Penida

Screenshot_20260307_001751_InCollage - Collage Maker
Tim SAR telah dikerahkan, namun hingga pukul 19.00 Wita, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Kondisi cuaca di lokasi juga cukup menantang dengan angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan mencapai 15 knots. (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Nusa Penida – Seorang nelayan asal Sanur dilaporkan hilang setelah tidak kunjung kembali dari melaut di perairan selatan Nusa Penida, Jumat (6/3/2026). Tim SAR gabungan hingga malam hari masih melakukan pencarian, namun korban belum berhasil ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan laporan orang hilang tersebut diterima pada pukul 16.20 Wita dari pelapor bernama Wayan Suteja.

Korban diketahui bernama I Wayan Suta, nelayan yang tergabung dalam kelompok nelayan Pelindo Abua. Ia berangkat melaut sejak pagi sekitar pukul 05.00 Wita.

Berita Terkait:  Jero Penyarikan Alit Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Gubernur Koster Renovasi Pura Alas Arum Batur

“Laporan kami terima pukul 16.20 Wita. Berdasarkan informasi yang diterima, korban terakhir diketahui mengenakan pakaian bermotif army,” ujar Sidakarya.

Perahu jukung milik korban sebelumnya ditemukan oleh kapal Rayfish Fins (Arjuna 2) di perairan sekitar lokasi kejadian. Jukung tersebut kemudian ditarik menuju arah Sanur. Berdasarkan perkiraan, korban diduga terjatuh di perairan sekitar 3 nautical mile (Nm) dari lokasi penemuan jukung.

Berita Terkait:  PLN Berhasil Pulihkan Gangguan Transmisi Jawa–Bali kurang dari Satu Jam

Dari identitas yang ditemukan, korban tercatat sebagai warga Jalan Warmadewa, Lingkungan Semawang, Sanur.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar langsung mengerahkan tiga personel KN SAR Arjuna 229 menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB). Tim berangkat dari Pelabuhan Benoa pada pukul 16.40 Wita menuju lokasi dugaan jatuhnya korban.

Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan KUPP Nusa Penida, kelompok nelayan setempat, serta instansi terkait guna memperluas area pencarian.

Berita Terkait:  Kedinginan di Ketinggian 1.700 Mdpl, Pelajar Asal Ubud Dievakuasi dari Gunung Abang

Namun hingga pukul 19.00 Wita, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Kondisi cuaca di lokasi juga cukup menantang dengan angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan mencapai 15 knots.

“Pencarian sementara dihentikan malam ini dan akan kembali dilanjutkan besok pagi bersama tim SAR gabungan,” jelas Sidakarya. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI