Nuanu Creative City Membangun Rumah bagi Flora Bali yang Terancam

IMG-20251121-WA0029_wqNbRMY33u
Foto: Magic Garden, fasilitas edutainment botani dalam Nuanu Creative City. (barometerbali/nuanu/rah)

Barometer Bali | Tabanan — Pada pertengahan 2026, pengunjung Nuanu Creative City akan bisa melihat dan mempelajari langsung berbagai spesies flora langka Bali di Magic Garden, sebuah fasilitas edutainment botani dalam kawasan kreatif seluas 44-hektare ini. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Nuanu dalam merawat keberlanjutan alam Bali, sekaligus memperkuat posisi Tabanan sebagai destinasi yang wajib dikunjungi wisatawan yang ingin terhubung kembali dengan kekayaan hayati pulau ini. Magic Garden menjadi ruang khusus bagi pengunjung untuk belajar, menghadirkan pengalaman yang mudah diakses untuk memahami betapa pentingnya menjaga kelestarian ekosistem flora Bali.

Beberapa spesies flora terancam punah kini mulai dikonservasi di Nuanu, antara lain Majegau Bali, jenis pohon kayu asli yang sejak lama digunakan dalam tradisi Bali namun kini semakin sulit ditemukan; Cendana (Sandalwood) yang dikenal karena nilai sakral dan aromanya yang khas; serta Randu Alas, pohon dengan bunga merah yang menyerupai serat sutra yang dulu banyak tumbuh di sekitar kawasan pura. Mereka, beserta beberapa spesies lain dari yang hampir punah sampai terancam, akan menjadi bagian dari program edukasi di Nuanu.

Berita Terkait:  Nuanu Menjadi Ruang bagi Pelaku Kuliner Bali dalam Festival Kuliner selama Tiga Hari

 “Di sini, kami merangkai yang terbaik dari Bali untuk para pengunjung, termasuk mengumpulkan dan mengonservasi flora Bali yang terancam punah,” kata Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City. “Bagi kami, perhatian dan pengetahuan adalah sarana paling efektif untuk melindungi alam. Ketika spesies yang terancam punah menjadi bagian dari sebuah pengalaman, orang dapat belajar lebih banyak — dan pariwisata pun bisa selaras serta benar-benar memberi manfaat bagi alam.”

Berita Terkait:  Nuanu Sambut Tahun Baru dengan Gelombang Baru Musik Elektronik Indonesia

Membangun sebuah kawasan kreatif yang memadukan alam, seni, budaya, dan teknologi membutuhkan konsistensi serta kerja bersama yang mendalam. Nuanu Creative City dibangun oleh para ahli lintas bidang yang bekerja menuju visi bersama, yaitu: menciptakan kawasan liburan yang menginspirasi, membuka ruang dialog, dan membuktikan bahwa pembangunan yang menghormati nilai alam dan budaya itu ada, menjadikan Nuanu sebagai salah satu destinasi liburan yang wajib untuk dikunjungi di Bali.

Berita Terkait:  Nuanu Bawa Musik Elektronik Indonesia ke Panggung Utama di Malam Tahun Baru

Sebagaimana tukang kebun menjaga setiap sudut kebunnya, kami di Magic Garden merawat keseluruhan ekosistem yang tumbuh di Nuanu Creative City,” ujar Komang Sri Junisabtika, Magic Garden Venue Manager. “Peran kami menyentuh setiap lapisan ekosistem. Merupakan sebuah kehormatan bagi kami semua untuk mendapatkan peran menjaga flora-flora langka ini dalam sebuah kawasan yang menyediakan rumah untuk mereka (flora-flora tersebut).”

Mulai pertengahan 2026, pengunjung dapat merasakan pengalaman baru di Magic Garden sebagai bagian dari liburan mereka di Nuanu Creative City. Mereka juga dapat didampingi para ahli untuk mempelajari lebih dalam tentang flora-flora Bali yang sudah tergolong langka. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI