Nuanu Menunjuk Ng Swan Ti dan Gatari Surya Kusuma Sebagai Kurator FOTO Bali Festival 2025

InCollage_20250430_193912875_X75pT5P56z
Foto: Tim Kuratorial FOTO Bali Festival (Dari Kiri ke Kanan): Ng Swan Ti dan Gatari Surya Kusuma. (Barometerbali/Nuanu/rah)

Barometerbali | Denpasar – FOTO Bali Festival, sebuah festival fotografi internasional yang akan berlangsung pada 26 Juli – 17 Agustus 2025 di Nuanu Creative City. Nuanu telah menunjuk sosok penting dalam dunia fotografi Indonesia, Ng Swan Ti sebagai Kurator Utama FOTO Bali Festival.

Ia akan didampingi oleh Gatari Surya Kusuma, seorang peneliti dan kurator dengan latar belakang seni visual, etnografi budaya, pedagogi kritis, berbasis di Bali, Indonesia yang berfokus pada krisis pesisir dan ekologi. Bersama-sama, mereka akan menentukan visi artistik festival ini, mulai dari pengembangan narasi kuratorial dengan tema perdana LIFE (KEHIDUPAN), hingga seleksi fotografer, seniman dan penyusunan program publik.

Berita Terkait:  Bupati Kembang Hartawan Hadiri Persembahyangan di Pura Ulunsuwi Taman Sari Subak Benel

Kombinasi praktik kuratorial Swan Ti dan Gatari menjadi fondasi kuat bagi pendekatan kuratorial FOTO Bali Festival. Dengan latar belakang Swan Ti dalam praktik fotografi dokumenter serta keterlibatannya dalam ekosistem fotografi Asia Tenggara, dan pendekatan riset Gatari yang menyoroti isu-isu tanah, pangan, dan komunitas, mereka akan merancang sebuah narasi kuratorial yang berpijak pada kekayaan budaya Indonesia sekaligus relevan dengan diskursus global.

Berita Terkait:  Nuanu Creative City Satukan Chef Top Bali, Luncurkan Sutala Culinary District

Kolaborasi ini akan memperkaya pameran, diskusi, dan program publik dengan perspektif yang mendalam dan beragam, membentuk landasan yang kokoh bagi edisi perdana FOTO Bali Festival.

“Fotografi tidak hanya sekadar menangkap apa yang terlihat; ia dibentuk oleh memori, imajinasi, dan pemahaman batin sang pengkarya. Di FOTO Bali Festival, kami akan menghadirkan fotografi sebagai undangan untuk terlibat lebih dalam dengan kisah-kisah yang kita warisi dan masa depan yang kita harapkan. Sebagai kurator, kami ingin menciptakan ruang bagi narasi yang kompleks — memilih karya-karya yang mencerminkan hubungan dinamis dan multidimensional antara manusia, asal-usul, dan budaya, alih-alih menyederhanakannya menjadi satu sudut pandang. Kami melihat festival ini bukan sebagai ajang pamer, melainkan sebagai tempat pertukaran, tempat dimana tindakan memotret dan menyaksikan karya dihargai secara setara.” – Ng Swan Ti and Gatari Surya Kusuma, Kurator of FOTO Bali Festival. (Nuanu/rah)

Berita Terkait:  Breaking News Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI