Barometer Bali | Denpasar – Puncak Perayaan HUT ke-16 Perhimpunan Wredha Sejahtera (PWS) Kota Denpasar Tahun 2025 dilaksanakan pada Senin (29/9) di Gedung Wanita Santi Graha, Denpasar.
Dengan mengusung tema “Semangat Persatuan dan Kesatuan Kita Wujudkan Lansia yang Sehat, Mandiri, Produktif, dan Bermartabat (SMART)”, perayaan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran lansia dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
Kemeriahan acara HUT dimana para anggota PWS Kota Denpasar yang turut menunjukan kebolehannya menampilkan kreativitas seni dan budaya. Kegiatan diakhiri dengan pemotongan tumpeng secara bersama-sama. Dalam kesempatan tersebut hadir langsung Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gde Wibawa, Kadis Sosial, I.GA Laxmy Saraswaty, tokoh masyarakat Anak Agung Ngurah Rai Iswara serta undangan lainnya.
Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa mengucapkan selamat HUT ke-16 PWS Kota Denpasar. Ayu Kristi menyebut Perayaan HUT PWS Kota Denpasar tahun ini dimaknai sebagai momentum untuk memberikan semangat penuh kepada Lansia di Kota Denpasar.
Keberadaan lansia memiliki peran penting ikut berperan didalam masyarakat dan melalui program pemerintah yang dilaksanakan dalam pemberdayaan dan inklusi sehingga lansia lebih produktif.
“Kami ucapkan selamat merayakan HUT ke-16 PWS Kota Denpasar, semoga para Lansia di Kota Denpasar tetap sehat, produktif dan berbahagia selalu. Terima kasih juga atas bantuan serta dedikasinya dalam memberikan semangat kepada lansia yang berada di desa kelurahan untuk menjadi warga lansia yang sehat, produktif dan bahagia,” ujarnya.
Kadis Sosial Kota Denpasar, I.GA Laxmy Saraswaty turut mengucapkan selamat HUT ke-16 PWS Kota Denpasar. Berbagai program strategis telah dilaksanakan pemkot sebagai upaya pemberdayaan Lansia di Kota Denpasar. Salah satunya yang tengah kita jajaki adalah pertemuan Pemkot dengan para ahli dari Jepang, bagaimana kami belajar bagaimana nantinya memberdayakan lansia agar bagaimana mereka mandiri dan produktif di masa tua.
“Kita wujudkan bergerak menuju Kota Inklusif agar Lansia dapat tetap produktif dan dapat berkolaborasi dengan elemen masyarakat lainnya seperti membagi pengalaman bagi generasi yang lebih muda, ” ujarnya.
Sementara Ketua PWS Kota Denpasar, I Made Saptudiarta mengatakan di usia ke-16 tahun ini, PWS Kota Denpasar bisa dikatakan usia remaja dan masih perlu arahan dan pembenahan. PWS Kota Denpasar menghimpun para Lansia di Kota Denpasar dalam satu wadah organisasi dengan tujuan supaya mereka tetap Sehat Mandiri, Produktif dan Bermartabat.
“Kami sampai saat ini telah membina Lansia di masing-masing 43 Banjar di Kota Denpasar yang telah kami bina melalui pelatihan untuk bergabung melalui Karang Lansia, kedepan semoga seluruh Banjar sudah ada Karang Lansia. Ada juga kegiatan Sekolah Lansia menunjukkan Pemerintah Kota Denpasar tetap mendukung keberadaan Lansia ini,” ujarnya.
Dijelaskan pula, berbagai kegiatan telah dilaksanakan serangkaian HUT Ke-16 PWS Kota Denpasar yakni Bakti Sosial dan Bakti Lingkungan dilaksanakan pada hari Rabu, 3 September 2025, Tirta Yatra ke Pura Erjeruk dan Pura Goa Lawah, Kegiatan “Sapa Lansia” dilaksanakan pada 20 September 2025. Kegiatan Seminar Kesehatan dikaitakan Hari Alzheimer Dunia dilaksanakan pada 21 September 2025 mengundang narasumber dari kalangan Dokter dan ahli kesehatan, Pelepasan burung, Jalan santai dan senam sehat bersama pada Sabtu, 27 September 2025 dan Puncak Acara HUT yang pada hari ini.
“Kami berharap dalam pelaksanaan HUT Ke-16 PWS Kota Denpasar ini, semoga membawa berkah rahmat bagi kita dalam upaya terus memberdayakan Lansia di Kota Denpasar, ” ucapnya. (esa/rah)











