Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa Harapkan Literasi Anti Kekerasan Dapat Disebarluaskan Melalui Forum Anak

Ket foto: Inagurasi Forum Anak Kecamatan Denpasar Timur di Wantilan Pura Dalem Yang Baru, Minggu (11/8). (Sumber: barometerbali/Win)

Denpasar | barometerbali – Jajaran Pemerintah Kecamatan Denpasar Timur bersama Forum Anak setempat, menggagas pendeklarasian komitmen untuk melaksanakan dan melindungi pemenuhan hak anak di seluruh Desa/Kelurahan di wilayahnya. 

Adapun penandatanganan piagam komitmen yang dirangkaikan pada kegiatan Inagurasi Forum Anak Kecamatan Denpasar Timur itu, dilandasi semangat untuk mengefektifkan peran literasi untuk memerangi kekerasan anak. Digelar di Wantilan Pura Dalem Yang Baru, Minggu (11/8), kegiatan tersebut dihadiri langsung  Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. 

Komitmen pemenuhan hak anak beserta perlindungan anak itu sendiri diwujudkan dalam pembentukan Forum Anak tingkat Desa/Kelurahan yang memiliki beberapa fungsi, antara lain fasilitasi, pendampingan, hingga konseling terhadap berbagai kondisi anak.

Berita Terkait:  Hadiri Pelantikan Rektor Unmas Denpasar, Koster Ingin Kolaborasi Riset Perguruan Tinggi se-Bali

Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa yang didampingi Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati, pada kesempatan itu, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif jajaran Pemerintah Kecamatan Denpasar Timur atas dilaksanakannya gerakan ini. Dirinya menilai, pembentukan Forum Anak selain sebagai wadah pembelajaran berorganisasi bagi anak, juga dapat dimanfaatkan sebagai media perantara anak untuk menyuarakan kondisi dan aspirasi. 

“Dengan berbasis literasi untuk perlindungan anak, saya berharap adik adik yang sudah lebih dulu tergabung dalam Forum Anak tingkat kecamatan, dapat menyebarluaskan literasi dan edukasi kepada teman lainnya, terutama dalam hal perlindungan serta pemenuhan hak anak,” ungkapnya. 

Berita Terkait:  Wabup Tjok Surya Buka Pengabdian Masyarakat Lustitia FH Unud

Sementara itu, Camat Denpasar Timur, Ketut Sri Karyawati pada kesempatan yang sama, menjelaskan, pembentukan ide Forum Anak pada 11 Desa/Kelurahan di wilayahnya, adalah sebuah realisasi dari gerakan perlindungan anak terhadap kekerasan dan juga bullying. Pihaknya sengaja melibatkan para anak-anak yang tergabung lebih dulu di Forum Anak tingkat kecamatan, agar mereka bisa dijadikan contoh bagi anak anak lainnya. 

“Kami bergerak terus untuk peningkatan perlindungan anak di wilayah Kecamatan Denpasar Timur. Hal, ini sebagai upaya juga untuk membentuk generasi sehat, baik secara mental maupun fisik,” jelasnya.

Berita Terkait:  Wisuda Lansia Pertama di Jembrana, Bupati Kembang: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Keseriusan pihak Kecamatan Denpasar Timur dalam hal perlindungan anak, lanjut Sri Karyawati juga diwujudkan dalam pembuatan platform KesraDentim, yang dapat dengan mudah diakses di laman Google. Platform tersebut, memuat sejumlah menu, yang berkaitan dengan pendampingan, video edukasi, hingga konseling.

“KesraDentim ini sendiri merupakan bentuk inovasi jajaran pemerintah Kecamatan Denpasar Timur yang sebelumnya telah mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Bali, dan berhasil meraih juara 2. Kami berharap, platform ini nantinya dapat bermanfaat untuk pemenuhan hak dan juga perlindungan anak,” tutupnya. (213)

Editor: Sintya

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI