Nyepi dan Idul Fitri 2026 Beririsan, Bupati Kembang Ajak Masyarakat Jembrana Perkuat Tenun Harmoni

IMG-20260227-WA0018_RqOvBCEF71
Foto: Bupati Kembang saat memberikan sambutan dalam acara Safari Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali di MAN 1 Negara, Kamis malam (26/2). (barometerbali/hum/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Momentum langka terjadi pada tahun 2026, di mana perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 H berlangsung dalam waktu yang hampir bersamaan. Menanggapi hal tersebut, Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menekankan pentingnya menjaga toleransi dan menjadikan perbedaan keyakinan sebagai perekat persatuan bangsa.

Hal ini ditegaskan Bupati Kembang saat memberikan sambutan dalam acara Safari Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali di MAN 1 Negara, Kamis malam (26/2).

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, serta pimpinan organisasi masyarakat Islam di Kabupaten Jembrana.

Berita Terkait:  Resmikan Bedah Warung, Bupati Kembang Apresiasi BUMDesma Asta Buana Sejahtera

“Momentum Nyepi dan Idul Fitri yang beririsan ini adalah cerminan indahnya keberagaman kita. Ini bukan soal siapa yang merayakan lebih dulu, tapi bagaimana kita saling menghormati dan menjaga kenyamanan bersama,” ujar Bupati Kembang Hartawan di hadapan para undangan.

Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menilai bahwa Jembrana selama ini telah menjadi role model atau contoh nyata kerukunan antarumat beragama di Bali. Ia meminta semangat tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti menjaga ketertiban umum dan saling mendukung kelancaran ibadah masing-masing umat.

Berita Terkait:  Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Langsung Banjir di Jalan Dewi Sri, Kuta

Senada dengan Bupati, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Bali, I Gusti Made Sunartha, menyampaikan bahwa kerukunan adalah fondasi utama pembangunan. “Kita patut bersyukur, masyarakat Jembrana sudah terbiasa hidup rukun dalam keberagaman. Ini modal sosial yang harus terus kita rawat demi suasana daerah yang kondusif,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Jembrana memastikan akan terus berkoordinasi dengan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Kepolisian, dan TNI untuk mengawal rangkaian perayaan kedua hari besar ini agar berjalan aman, khidmat, dan lancar.

Berita Terkait:  Bentuk Karakter Pemimpin, Ketua GOW Badung Bekali Finalis Jegeg Bagus 2026

Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, dan perwakilan Kodim 1617/Jembrana juga tampak hadir memberikan dukungan penuh terhadap terciptanya situasi kamtibmas yang stabil selama masa perayaan.

Kegiatan Safari Ramadhan ini ditutup dengan aksi sosial berupa penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu dan diakhiri dengan buka puasa bersama, yang semakin mempererat tali silaturahmi antar-elemen masyarakat di Jembrana. (hum/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI