OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Ekonomi Global

WhatsApp Image 2026-06-06 at 12.30.59
Foto: Asesmen sektor jasa keuangan dan arah kebijakan OJK dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Mei 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) nasional tetap terjaga meskipun tekanan terhadap perekonomian global meningkat akibat tingginya inflasi, gejolak pasar keuangan, serta konflik geopolitik yang masih berlangsung di Timur Tengah.

Dalam Siaran Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Mei 2026 yang disampaikan pada 5 Juni 2026, OJK menyebut konflik geopolitik yang berkepanjangan telah mendorong harga energi tetap tinggi dan meningkatkan tekanan inflasi global. Kondisi tersebut memicu ekspektasi suku bunga global yang bertahan tinggi lebih lama sehingga meningkatkan volatilitas pasar keuangan dunia.

Meski demikian, perekonomian global dinilai masih menunjukkan ketahanan. Aktivitas manufaktur global masih berada di zona ekspansi, sementara Amerika Serikat tetap resilien dengan pasar tenaga kerja yang kuat. Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Tiongkok mulai melambat akibat lemahnya permintaan domestik dan investasi.

Berita Terkait:  Angkat Tema Edu Green, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Denpasar Education Festival 2026

Di dalam negeri, aktivitas ekonomi Indonesia masih terjaga. Sektor manufaktur kembali mencatat ekspansi pada Mei 2026, inflasi masih berada dalam tingkat terkendali meskipun mengalami kenaikan akibat tekanan harga energi global, dan neraca perdagangan tetap mencatat surplus walaupun mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

OJK mencatat kinerja sektor jasa keuangan tetap solid dengan intermediasi yang tumbuh positif serta tingkat solvabilitas yang terjaga pada level tinggi. Kredit perbankan pada April 2026 tumbuh 9,98 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8.755 triliun. Pertumbuhan tertinggi berasal dari kredit investasi yang meningkat 19,48 persen yoy, diikuti kredit konsumsi 6,13 persen dan kredit modal kerja 6,04 persen.

Berita Terkait:  Satu Wakil Tabanan Lolos Seleksi Paskibraka 2026 Tingkat Nasional

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) perbankan juga tumbuh 11,39 persen yoy menjadi Rp10.077 triliun. Dari sisi risiko, kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,17 persen dan NPL net 0,84 persen. Permodalan perbankan juga tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 23,97 persen.

Di pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Mei 2026 ditutup di level 6.127,38 atau terkoreksi 11,92 persen secara bulanan dan 29,14 persen secara year to date (ytd). Kendati demikian, OJK menilai pasar modal domestik masih menunjukkan ketahanan yang memadai dengan likuiditas yang tetap terjaga.

Berita Terkait:  OJK Dorong Konsolidasi BPR, Nusamba Mengwi Kini Kelola Aset Hampir Rp800 Miliar

Jumlah investor pasar modal juga terus meningkat. Hingga Mei 2026, jumlah investor mencapai 27,75 juta atau tumbuh 36,27 persen secara ytd setelah bertambah sekitar 1,26 juta investor baru dalam satu bulan.

Selain menjaga stabilitas sektor keuangan, OJK juga terus memperkuat perlindungan konsumen dan pemberantasan aktivitas keuangan ilegal. Sejak awal tahun hingga 20 Mei 2026, OJK menerima 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal, yang didominasi pengaduan pinjaman online ilegal sebanyak 14.380 laporan dan investasi ilegal sebanyak 2.601 laporan.

OJK menegaskan akan terus memperkuat kebijakan pengawasan, perlindungan konsumen, serta pengembangan sektor jasa keuangan guna menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah tingginya ketidakpastian global. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI