Ormas PGN Bubarkan Kegiatan PWF

Foto: Ormas Patriot Garuda Nusantara(PGN) datang membubarkan kegiatan People’s Water Forum (PWF) di sebuah hotel di Denpasar, Senin, (20/5/2024) (Sumber: BB/Rian)

Denpasar | barometerbali – Kegiatan diskusi yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) the People’s Water Forum (PWF) untuk membahas isu-isu berkaitan dengan lingkungan, dan air didatangi masa yang mengatasnamakan ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN) di salah satu hotel di kawasan Tanjung Bungkak, Denpasar, Senin (20/5/2024)

Massa PGN menilai, kegiatan yang dilakukan oleh LSM tersebut tidak benar karena tidak mengikuti surat imbauan dari Pj Gubernur Bali.

Berita Terkait:  Mandek Kasus 106 SHM di Tahura Ngurah Rai, Belum Ada Tersangka

“Kita tidak mengintimidasi, tetapi anda melakukan kegiatan ini yang tidak menghargai apa yang dilakukan oleh Gubernur Bali melalui surat imbauannya” ujar Pariyadi Ketua PGN Bali.

Ia menambakan, boleh saja menyampaikan kebebasan berekspresi itu dijamin oleh UU 1945, tetap harus dijunjung tinggi harkat martabat Indonesia.

“Kalau kalian mau menyampaikan pendapat, kenapa tidak masuk ke WWF di Nusa Dua, kenapa buat tandingan,” kata Pariyadi yang biasa dipanggil Gus Yadi.

Berita Terkait:  Bambang Widjojanto Hadiri Sidang Praperadilan Kakanwil BPN Bali, Soroti Risiko Kriminalisasi dan Kepastian Hukum

Masa dari Patriot Garuda Nusantara (PGN) pun meminta agar pelaksanaan diskusi PWF diberhentikan dan bubar.

“Bubar, kami menolak,” cetusnya.

Sementara itu, Roberto Hutabarat sekertaris jendral atau Sekjen Prodem 98 mengatakan, pihaknya menyayangkan larangan tersebut.

“Apalagi sampe mendatangi hotel tempat kami berdiskusi,” imbuhnya.

Menurutnya, ini adalah bentuk pembungkaman terhadap demokrasi dan kebebasan berpendapat oleh ormas sipil yang mengatasnamakan orang Bali.

Menurutnya, inilah realitas demokrasi di Indonesia ternyata masih disusupi oleh orang-orang yang antidemokrasi.

Berita Terkait:  Wagub NTT Jhoni Asadoma, Dijadwalkan Akan Temui Sejumlah Kepala Daerah di Bali, Bahas Persoalan Diaspora NTT di Bali

“Saya dari sekertaris jendral atau Sekjen Prodem 98 sangat menyesalkan adanya ancaman-ancaman ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Menko Marves Luhut Pandjaitan memperbolehkan warga untuk menggelar aksi demontrasi saat kegiatan WWF berlangsung di Nusa Dua Bali.

“Kalau demo, demo saja, sebut Luhut saat menghadiri Tactical Floor Game bersama Kapolri dan Panglima TNI di Kepaon Denpasar.

Reporter: Rian

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI