Pada Airlangga, Wayan Suyasa Tegaskan Siap Mundur

Foto: Ketua DPD II Partai Golkar Badung Wayan Suyasa (kanan, lambaikan tangan) sambut kedatangan Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto Airlangga (cakup tangan) saat menghadiri “Kampanye Bahagia Golkar Badung Bersama Prabowo-Gibran Menuju Kemenangan di Tahun 2024”, di Lapangan Pratu Pekak Rawig, Br. Blungbang, Desa Penarungan, Mengwi, Badung, Sabtu (13/1/2024). (Sumber: BB/Ngurah Dibia)

Badung | barometerbali – Ketua DPD Golkar Badung, Wayan Suyasa (WS) melontarkan pernyataan mengejutkan. Dirinya siap mundur jika kursi legislatif di Badung tidak mengalami peningkatan. Ia menjamin, dari target 100% setidaknya 85% mampu dipenuhi, dari 7 kursi saat ini minimal 12 kursi bisa diraih dari target 14 kursi di DPRD Badung.

Berita Terkait:  Bupati dan Ketua DPRD Badung Pimpin Gerakan Bersih Sampah di Pantai Petitenget

“Instruksi partai jelas. Bagaimanapun situasinya, kita akan balikan 2024 di Badung itu masanya Golkar. Selaku Ketua Golkar Badung, saya akan berusaha semaksimal mungkin. Saat ini baru ada 7, dan saya jamin paling tidak 85% untuk Kabupaten Badung. Paling tidak 12 kursi pasti berhasil, jika itu tidak tercapai saya siap turun dari Ketua Golkar Badung,” tandas WS di hadapan Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dan sekitar 5000 kader saat Kampanye Bahagia Golkar Badung Bersama Prabowo-Gibran Menuju Kemenangan di Tahun 2024”, di Lapangan Pratu Pekak Rawig, Br. Blungbang, Desa Penarungan, Mengwi, Badung, Sabtu (13/1/2024).

Lebih lanjut Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartato dalam sambutannya mengutus Ketua DPD II Partai Golkar Badung, Wayan Suyasa untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Badung 2024 mendatang, sebagai salah satu kandidat untuk merubah posisi partai politik berlambang pohon beringin tersebut di Pulau Bali. Sementara dua periode sebelumnya Badung dipimpin bupati dari PDI Perjuangan.

Berita Terkait:  Koster Dorong Sinergi Aparat dan Desa Adat Jaga Stabilitas Keamanan Bali

Airlangga juga meminta para kader Golkar Bali membuat perubahan menjadi pemenang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, serta mendorong target nasional pasangan Capres dan Cawapres Prabowo-Gibran dalam satu putaran.

“Kalau duet Prabowo-Gibran bisa di atas 50 persen, minimal target 20 persen untuk Golkar harus terpenuhi. Harus ada perubahan di Bali, artinya Golkar harus bisa jadi nomor satu. Kalau kemenangan itu mampu diraih, maka kita bisa mengusung kepala daerah,” jelas Airlangga yang juga Menko Bidang Perekonomian di Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berita Terkait:  Relawan GMPP Bali Merasa Diperalat, Tuntut Janji Pusat Biayai Kegiatan Usai Menangkan Prabowo-Gibran

Ia juga menginstruksikan Ketua DPD I Partai Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry untuk meningkatkan suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 di tingkat provinsi, dari 8 kursi menjadi 14 kursi di Tingkat I Bali.

“Saya meyakini bisa terwujud, jika melihat kesiapan Golkar saat ini lebih baik dari pemilu sebelumnya. Untuk itu, Pak Sugawa Korry di tingkat provinsi bisa tidak ditambah lagi jadi 14, sanggup tidak? Itu baru namanya perubahan,” pungkas Airlangga. (213)

Editor: Ngurah Dibia

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI