Pastikan Progres Pengolahan Sampah, Menko Pangan ke TPST Mengwitani

Screenshot_20250809_015236_InCollage - Collage Maker
Bupati Wayan Adi Arnawa mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kunjungan ke TPST Mengwitani di Jalan Raya Mengwitani, Desa Mengwitani, Mengwi, Jumat (8/8/2025). (barometerbali/red)

Barometer Bali | Badung – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia (Menko Pangan) Zulkifli Hasan kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani di Jalan Raya Mengwitani, Desa Mengwitani, Mengwi, Jumat (8/8/2025). Kunjungan ini sebagai bagian dari upaya mendukung percepatan penanganan sampah nasional.

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa sampah merupakan salah satu permasalahan yang pemerintah sedang hadapi. Metode pembuangan sampah secara terbuka atau open dumping di suatu lokasi tanpa adanya pengelolaan, penanganan, atau perlindungan lingkungan yang memadai sudah tidak diperbolehkan.

“Kalau tidak boleh, kan harus ada jalan keluarnya. Pertama nanti sampah yang banyaknya 1000 ton itu kita akan pakai Waste to Energy (WtE) Incinerator atau insinerator pengubah sampah menjadi energi, sehingga bisa dimakan semuanya. Sekarang lagi diatur Peraturannya, mudah-mudahan minggu depan selesai. Kalau itu selesai, proses perizinan paling lama cuma 6 bulan. Nah, pengerjaan 1 setengah tahun berarti 2 tahun sudah selesai ya. Nanti yang sampah di kabupaten yang cuma 50-100 ton ya, diarahkan menggunakan metode Pengelolaan RDF (Refuse Derived Fuel), lebih kecil lagi atau cakupan satu desa itu pakai maggot, ada yang pakai gasifikasi atau ada yang kompos,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Beach Clean Up di Pantai Kelan Berhasil Kumpulkan 2,25 Ton Sampah

Sementara Bupati Wayan Adi Arnawa saat ditemui seusai acara menyampaikan bahwa kunjungan Menko Pangan ini untuk memastikan progres daripada pengolahan sampah di Bali dan Badung khususnya. Bupati lebih lanjut menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung akan terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah dari TPST Mengwitani ini serta akan mengembangkan TPST ke beberapa wilayah lain, termasuk wilayah Kuta dan Kuta Selatan.

Berita Terkait:  Menko Pangan Tinjau Sekolah Hingga Kampung Bandeng di Gresik, Kapolres Pastikan Kenyamanan dan Keamanan

“Kebetulan Badung juga menjadi kunjungan Menko Bidang Pangan dan sebagaimana yang kita lihat tadi, Bapak Menko memberikan apresiasi dengan langkah-langkah kita ini, walaupun memang kapasitas baru sekitar 40 ton. Tapi setidaknya apa yang dilakukan oleh Pemkab Badung dalam pengolahan sampah ini kan sudah ada progresnya. Tinggal kita akan tingkatkan kapasitas daripada jumlah daripada sampah yang akan kita keluarkan. Saat ini ada 8 (delapan) desa, kita dorong dengan bekerja dengan swasta, terutama bagaimana manajemen pengelolaan sampahnya. Kita akan lihat nanti, kalau ternyata memang HEJO Tech progresnya bagus, sebagai harapan kita, tidak menutup kemungkinan juga pengolahan sampah di sini kita akan kolaborasikan,” jelasnya.

Berita Terkait:  Penanganan Sampah Pantai Tak Boleh Seremonial, Koster Minta Satgas Siaga Penuh

Turut hadir pada kesempatan ini, Gubernur Bali Wayan Koster beserta OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Plt. Kadis DLHK Badung IB. Gede Arjana beserta jajaran, Direktur Utama Hejo Tech Adi Miki beserta tim, dan Camat Mengwi I Nyoman Suhartana beserta unsur tripika kecamatan. (red)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI