Foto: Bupati Sanjaya didampingi Sekda dan para kepala OPD terkait, memberi arahan saat berada di lokasi rekonstruksi Taman Alit Saputra di sisi selatan Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, Jumat (17/11/2023). (Sumber: Prokopim Tbn)
Tabanan | barometerbali – Pantau langsung pemasangan patung, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya pastikan pembangunan dan renovasi Taman Alit Saputra mampu menambah nilai estetika serta mempercantik wajah kota untuk kenyamanan masyarakat Tabanan. Giat tersebut dilakukannya bersama jajaran, Jumat (17/11/2023).
Sanjaya yang saat itu didampingi Sekda dan para kepala OPD terkait, langsung menuju lokasi rekonstruksi di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan untuk meninjau dan berkontribusi langsung dalam pembangunan yang dilakukan.
Secara mendetail orang nomor satu di Tabanan itu memberikan arahan pada para petugas di lokasi. Pihaknya tak segan juga turut andil menata peletakan dan posisi patung, agar pemasangan patung salah satu pahlawan perang kemerdekaan asal Tabanan sore hari itu sesuai dan bisa berjalan dengan baik.
Renovasi Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik ini juga menjadi bagian integral dalam mengiringi perayaan HUT Kota Tabanan ke-530. Sebab, menghias dan memperbaiki simbol-simbol kebanggaan Tabanan seperti patung yang memiliki nilai sejarah, adalah suatu keharusan dan juga sebagai wujud penghargaan.
Pentingnya simbolisasi yang ikonik selain sebagai penambah nilai estetika juga sebagai identitas Kota Tabanan. Apalagi lapangan ini memiliki fungsi yang sangat beragam dan menjadi wadah bagi bermacam aktifitas di masyarakat.
“Penataannya harus benar dan cantik, posisi patung juga harus sesuai, menghadap ke sisi yang benar, agar bisa dilihat masyarakat. Ini nantinya juga sebagai pengingat, bahwa Tabanan memiliki bermacam patung yang ikonik. Patutlah kita berbangga sebagai orang Tabanan, kita punya lapangan yang bagus, multifungsi, kita renovasi dan perbaiki agar modern, tapi tetap berpacu pada kearifan lokal Tabanan,” jelas Bupati Sanjaya.
Dirinya juga berharap, agar pengerjaan taman yang telah berlangsung beberapa tahap ini, bisa selesai sesuai dengan target yang ditentukan, sehingga masyarakat Tabanan bisa segera memiliki ruang yang nantinya bisa dimanfaatkan tak hanya sebagai tempat bersantai, tapi juga tempat berekreasi bersama keluarga.
Nama lapangan Alit Saputra diambil dari salah satu nama pahlawan kemerdekaan asal Tabanan yang pembangunannya dimulai pada tahun 1975 di era Bupati Tabanan I Wayan Staat Dharmanaba (1973-1978). Lapangan ini bisa dikatakan sebagai “Ikon keramahtamahan” Kota Tabanan karena masih menyediakan ruang terbuka hijau bagi masyarakat khususnya kalangan anak-anak. (213)
Editor: Ngurah Dibia











