Pekan Iklim Bali 2025, Titik Balik Menuju Energi Bersih

IMG_20250815_224429
Media briefing Pekan Iklim Bali 2025 di Denpasar, pada Jumat (15/8/25) (barometerbali/rian)

Barometer Bali | Denpasar – Pekan Iklim Bali 2025 yang mengusung tema “Titik Temu Ambisi dan Aksi Iklim” akan digelar pada 25–30 Agustus 2025 di Hotel Prime Plaza, Denpasar.

Kegiatan ini merupakan inisiatif Koalisi Bali Emisi Nol Bersih yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, sebagai ajang kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transisi menuju pembangunan rendah emisi.

Pekan Iklim ini dirancang sebagai wadah bagi pemimpin daerah, pelaku aksi iklim, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat umum untuk berbagi gagasan, inovasi, serta memperkuat komitmen terhadap aksi iklim berkelanjutan.

Berita Terkait:  Wagub Giri Prasta Hadiri Perayaan Imlek Bersama INTI Bali, Tegaskan Harmoni Tionghoa dan Bali Selaras Visi Pembangunan Bali

Kepala Sekretariat Koalisi Bali Emisi Nol Bersih, Sofwan Hakim, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menggabungkan diskusi kebijakan dengan demonstrasi praktik terbaik dari solusi iklim berbasis komunitas.

“Rangkaian Pekan Iklim Bali 2025 dilakukan untuk membuka titik temu perspektif dan wawasan melalui diskusi kebijakan serta demonstrasi praktik terbaik inovasi solusi iklim berbasis komunitas,” ujar Sofwan kepada awak media di Denpasar, Jumat (15/8/2025), di Kubu Kopi

Ia menambahkan bahwa salah satu fokus utama adalah memperkuat kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah dalam membangun mekanisme pendanaan iklim yang berkelanjutan dan berakar lokal.

Berita Terkait:  Amankan Desa Adat Jelang Nyepi, Gubernur Koster Jadi Manggala Utama Gelar Agung Belasan Ribu Pacalang

“Bercermin dari tantangan yang dihadapi Bali dalam mendapatkan akses teknologi energi bersih dan infrastruktur hijau, kegiatan ini akan menjadi forum untuk membangun mekanisme pendanaan yang mandiri dan dimiliki secara lokal, dengan landasan regulasi yang kuat dalam Forum Investasi Iklim,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Komunikasi Pimpinan Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali, I Made Dwi Prayana, menyatakan bahwa Pekan Iklim Bali 2025 sejalan dengan program prioritas Pemprov Bali dalam bidang energi bersih, transportasi berkelanjutan, serta ketahanan pangan dan air.

Berita Terkait:  Kementerian PKP Akan Bangun Rusun Bernuansa Budaya Bali di Denpasar

“Bali telah memiliki Pergub Mandiri Energi dan Rencana Aksi Daerah Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Pekan Iklim Bali akan memperkuat kolaborasi Pemprov dengan mitra non-pemerintah, termasuk pihak swasta, untuk mempercepat implementasi kedua regulasi tersebut,” ujarnya.

Pekan Iklim Bali 2025 diharapkan menjadi momentum penting untuk mendorong terciptanya ekosistem transisi energi yang inklusif dan berkelanjutan, serta memperkuat posisi Bali sebagai pelopor aksi iklim di Indonesia. (rian)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI