Pemkab Jembrana Gandeng Ritel Modern, UMKM Lokal Siap Naik Kelas

IMG-20250917-WA0044_EyqQ5Qr615
Foto: Launching produk UMKM digerai alfamart Jalan Gajahmada, Desa Dangintukadaya Rabu (17/9). (barometerbali/rah)

Barometer Bali | Jembrana – Langkah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, Pemerintah Kabupaten Jembrana secara resmi mewajibkan toko modern berjejaring di wilayahnya untuk menampung dan menjual produk-produk unggulan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jembrana. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor UMKM dan memberikan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

Mengawali, kerjasama itu pada launching produk UMKM digerai alfamart Jalan Gajah Mada, Desa Dangintukadaya Rabu (17/9).

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan ada tiga hal sebagai syarat daerahnya menerima toko ritel moderen berjaringan beroperasi di Jembrana. Pertama , mewajibkan menerima produk UMKM Jembrana masuk gerai . Kedua , menyisihkan CSR untuk membantu masyarakat Jembrana dan terakhir , meniadakan penambahan unit toko baru.

Berita Terkait:  Denfest Ke-18 Jadi Panggung Kreativitas Karya Desainer Lokal Tampil Memikat

“Bulan juni lalu kami sudah bersepakat untuk tiga permohonan diatas. Hari ini kita resmikan stand UMKM Jembrana digerai alfamart. Bagus sekali display produknya, baru masuk pengunjung sudah melihat produk produk Jembrana itu,” kata Bupati Kembang.

Saat ini kata Bupati , baru 13 produk dari 6 UMKM Jembrana yang bisa masuk. Kedepan, harapannya jumlah itu bisa bertambah.tetapi juga mewajibkan mereka berkontribusi langsung pada kemajuan UMKM.

Berita Terkait:  Gandeng Fuji Academy, Pemkab Jembrana Pacu Kompetensi Calon Tenaga Kerja untuk Pasar Kerja Jepang

“Ini adalah langkah nyata kami untuk memastikan ekonomi kerakyatan tumbuh dan berdaya saing,” terangKembang Hartawan.

Kedepan, Ia juga ingin UMKM Jembrana terus meningkatkan kwalitas mengikuti standar dari alfamaret.

“Kemarin sudah dilakukan proses kurasi dari beberapa produk yang diberikan. Kemudian laporan trakhir 13 produk, kami bersyukur bisa masuk dulu, tentu yang lain umkm yang belum. mohon bersabar untuk bisa masuk, ” papar Kembang Hartawan.

Lebih lanjut, Kembang meminta kepada PLUT Jembrana untuk terus melakukan pendampingan dan fasilitasi UMKM.

“Jangan sampai puas dan berhenti disini , jadi harus terus tingkatkan produk-produk umkm kita.PLUT Jembrana lakukan pendampingan dan fasilitasi, jangan biarkan mereka sendiri. Kalau memang produknya bisa diterima, laku atau tidak, jadi kembali kepada kemampuan kita, umkm kita, ” ujar Kembang.

Berita Terkait:  Siap Berkontribusi, 48 Pramuka Penggalang Jembrana Dilepas ke Jambore Daerah Bali 2025

Sementara, Baharudin selaku Corporate Communications di PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk (Alfamart) menegaskan komitmennya bisa berkolaborasi terus, untuk menghidupkan umkm di kabupaten jembrana.

“Mudah-mudahan dengan launching umkm yang ada di toko kita, bisa kita maju bersama, kita hidupkan umkm di kabupaten jembrana. Terpenting UMKM juga bisa konsisten, terutama dari sisi produksi, karena respon konsumen bagus, produksinya keteteran ,” pungkasnya. (rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI