Pemkot Denpasar Dorong Terciptanya Wirausaha Profesional Bidang Tata Rias

Foto: Program kecakapan wirausaha platinum keterampilan tata rias pengantin. (BB/HMS)

Denpasar | barometerbali – Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong terciptanya wirausaha yang profesional, termasuk wirausaha yang bergerak dalam bidang rias pengantin. Hal terdebut diungkapkan Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat menutup kegiatan program kecakapan wirausaha platinum keterampilan tata rias pengantin yang digelar di Ballroom The Vasini Hotel, Minggu (26/11/2023).

Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dalam kesempatan tersebut mengatakan, Program Kecakapan Wirausaha (PKW) yang diusung oleh LKP Agung merupakan salah satu kontribusi positif untuk menciptakan wirausaha baru khususnya di Kota Denpasar yang disesuaikan dengan kearifan lokal Bali.

Berita Terkait:  Kolaborasi Pemkot Denpasar dan INTI Bali Gelar Festival Cahaya Lampion Sambut Imlek 2026 dan HUT ke-238 Kota Denpasar

Lebih lanjut dijelaskan, terjadinya wabah Covid-19 lalu menyebabkan ekonomi Bali mengalami keterpurukan. Kondisi ini membutuhkan kehadiran lembaga atau kursus yang mampu memberikan peluang usaha baru yang menjanjikan, sehingga ekonomi bisa bangkit kembali. Tentunya PKW ini merupakan gayung bersambut dalam mendukung hal tersebut.

“Pasca covid-19 lalu, ekonomi Bali mengalami keterpurukan, kita butuh lembaga atau kursus yang mampu membangkitkan kembali ekonomi kita, dan PKW ini salah satu jawaban tantangan tersebut, dan satu hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu pakem tata rias Bali yang khas,” ungkapnya.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Siapkan Rp9,2 Miliar Biayai 24.401Jiwa Peserta BPJS PBI yang Dinonaktifkan

Pemilik Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung, Dr. Dra. A A Ayu Ketut Agung, M.M. mengatakan bahwa promosi budaya terus digencarkan hingga ke mancanegara, termasuk salah satunya busana tengkuluk lelunakan yakni busana pembawa acara resmi. Antusiasme masyarakat yang terdiri atas ibu-ibu PKK dan remaja putri ini sangat tinggi mengikuti pelatihan ini.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi mengikuti pelatihan ini, dan kami pun terus gencar melakukan promosi ke mancanegara salah satunya busana tengkuluk lelunakan,” tuturnya.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Terus Lakukan Upaya Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Demi Pariwisata yang Lestari

Pihaknya berharap kepada seluruh peserta PKW yang telah mendapatkan kursus dan pelatihan tata rias pengantin dapat terus mengasah kemampuan. Sehingga terus bersemangat mewujudkan mimpi menjadi wirausaha yang handal dan berkarakter sesuai tujuan program.

“Tentunya kami berharap pelatihan ini mampu mengjadirkan wirausaha tata rias Bali yang profesional dan tentunya menjungjung tinggi pakem-pakem payas Bali,” ujarnya. (BB/212)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI