Pemkot Denpasar Kembali Gelar Bazar Pangan, Strategi Pengendalian Inflasi, Jaga Stabilitas Bahan Pokok

IMG-20251031-WA0052_QuDjlBv595
Foto : Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana saat meninjau Bazar Pangan Pemkot Denpasar yang digelar di Kawasan Pura Desa lan Puseh Desa Adat Yangbatu, pada Jumat (31/10). (barometerbali/eka/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Bazar Pangan Pemkot Denpasar yang digelar di Kawasan Pura Desa Adat Yangbatu diserbu pengunjung pada Jumat (31/10). Kegiatan yang merupakan langkah nyata dalam pengendalian inflasi tersebut ditinjau langsung Sekda Kota Denpaar, IB. Ait Wiradana didampingi Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawangsa, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Denpasar.

Sejak tiba, Sekda Alit Wiradana langsung meninjau satu persatu stand Bazar yang menjual Bahan Pokok. Dimana, berdasarkan pemantauan, diketahui harga komoditi Beras 5 Kg berada dikisaran Rp. 58. 000 dari harga pasaran sebesar Rp. 72.000. Selanjutnya Bawang Merah seharga Rp. 32.000/Kg dari harga pasar yakni Rp. 38.000/Kg. Bawang Putih berada dikisaran Rp. 30.000/Kg dari harga pasaran yakni Rp. 35.000/Kg.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Komitmen Dukung Percepatan Pelaksanaan Kopdes/Kelurahan Merah Putih

Selanjutnya Cabe Kecil di angka Rp. 25.000/Kg dari Rp. 30. 000/Kg di pasaran. Sementara untuk Telor berada di kisaran harga Rp. 50.000/Krat. Sedangkan Gula Pasir berada dikisaran harga Rp. 17.000/Kg dari harga pasaran sebesar Rp. 18.000/Kg.

Sekda Alit Wiradana mengatakan, selain rutin menggelar operasi pasar, Pemkot Denpasar juga menggelar Bazar Pangan. Hal ini sebagai upaya mendukung pengendalian inflasi dengan menjaga stabilitas harga.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Dorong Revitalisasi KPN dan Kopma untuk Kuatkan Daya Saing Perkotaan

“Ini merupakan salah satu strategi pengendalian inflasi, sehingga mampu menjaga stabilitas bahan pokok yang menyebabkan inflasi,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, Bazar Pangan ini dilaksanakan dengan menyasar kantong -kantong kepadatan penduduk. Sehingga diharapkan mampu memberikan intervensi terhadap harga-harga bahan pokok di pasaran.

“Dengan Bazar Pangan ini kami berharap mampu meningkatkan akses pangan masyarakat, terutama pangan pokok dan strategis, serta berkualitas baik dengan harga dibawah pasar, sebagai upaya berkelanjutan menjaga stabilitas harga dan inflasi daerah,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pemkot Denpasar Berikan Dukungan Para Siswa SMPN 1 Yang Akan Berlomba Thailand

Sementara, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB Mayun Suryawangsa mengatakan, Bazar Pangan ini akan digelar sebanyak 4 kali dalam sebulan hingga akhir Tahun 2025. Dimana, sebanyak 20 penyedia pangan turut dilibatkan.

“Tentu dengan kegiatan ini kami berharap dapat mendukung terciptanya gerakan pengendalian inflasi daerah, dengan memfasilitas komoditi pangan, untuk menjaga stabilitas pangan,” ujarnya. (eka/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI