Pemkot Denpasar Komitmen Genjot Vaksinasi Cegah Rabies

Ket foto : Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra saat menghadiri Puncak Acara World Rabies Day Tahun 2024 Provinsi Bali di Kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Minggu (29/9). (Sumber: barometerbali/ags)

Denpasar | barometerbali – Pemerintah Kota Denpasar menunjukan keseriusannya dalam mencegah penularan rabies. Hal ini terlihat dari cakupan vaksinasi rabies Kota Denpasar yang telah sukses menyasar 64.791 Hewan Penular Rabies (HPR). Demikian diungkapkan Pjs. Walikota Denpasar, I Dewa Gede Mahendra Putra saat menghadiri Puncak Acara World Rabies Day Tahun 2024 Provinsi Bali di Kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Minggu (29/9). 

Berita Terkait:  Perbedaan Dampak Tsunami Aceh 2004 dan Banjir Bandang Aceh 2025

Dewa Mahendra yang didampingi  Kadis Pertanian Kota Denpasar, AA Gde Bayu Brahmasta menjelaskan, capaian tersebut tak lepas dari berbagai upaya yang dilaksanakan Dinas Pertanian khususnya Bidang Kesehatan Hewan dalam mendukung percepatan vaksinasi HPR di Kota Denpasar. 

Dikatakannya, Pemerintah Kota Denpasar sangat fokus dalam pencegahan kasus rabies di Kota Denpasar. Hal tersebut dilaksanakan dengan berbagai upaya secara berkelanjutan. 

“Kami sangat konsen dengan pencegahan rabies, beragam upaya terus kami laksanakan untuk mendukung optimalisasi pencegahan rabies,” ujar Dewa Mahendra. 

Lebih lanjut Gung Bayu menambahkan, pada tahun 2024 ini, populasi HPR, khususnya anjing di Kota Denpasar diprediksi mencapai 82.195 ekor. Dimana, dari jumlah ini, pelaksanaan vaksinasi rabies ditargetkan mampu menyasar 90 persen dari total populasi atau sebanyak 73.975 ekor.

Berita Terkait:  Tutup Tahun 2025 Bupati Satria Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Tusan

“Kami targetkan 90 persen dari prediksi populasi, sekitar 73.975 ekor, dan per Bulan September Tahun 2024 ini capaian vaksinasi rabies telah mencapai angka 78,83 persen atau setara dengan 64.791 HPR,” ujarnya. 

Dikatakannya, untuk mendukung pencegahan rabies tersebut, Tim Dinas Pertanian, khususnya Bidang Kesehatan Hewan telah merancang berbagai upaya. Yakni pelaksanaan vaksinasi rabies secara door to door ke Desa/Kelurahan serta melaksanakan kontrol populasi dengan sterilisasi anjing liar. 

Berita Terkait:  Isu Wisata Bali Sepi Terbantahkan, Bandara Ngurah Rai Tetap Padat Saat Nataru

Selain itu, lanjut Gung Bayu, pencegahan kasus rabies juga dilaksanakan dengan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi KIE) tentang bahaya Penyakit Rabies dan resiko yang ditimbulkan. Tak hanya itu, juga turut dilaksanakan Kegiatan Pengawasan Lalu Lintas HPR serta Pembentukan Tim Siaga Rabies (TISIRA). 

“Semoga upaya pencegahan rabies berkelanjutan di Kota Denpasar dapat terus dioptimalkan, terlebih Bali, khususnya Kota Denpasar dikenal sebagai daerah wisata,” ungkap Gung Bayu. (213)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI