Pemkot Denpasar Tambah Mesin Olah Sampah Kapasitas 200 Ton Awal 2026

IMG-20251219-WA0030_TWNsffPG0A
Foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra serta Pj. Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi I, II, III dan IV DPRD Kota Denpasar pada Jumat (19/12). (Barometerbali/ags/rah)

Barometer Bali | Denpasar – Meski secara resmi telah mengajukan penundaan penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung kepada Menteri Lingkungan Hidup (LH), Pemerintah Kota Denpasar terus bergerak dan berkomitmen dalam optimalisasi pengolahan sampah. Dimana, pada awal Tahun 2026, Pemkot Denpasar akan membeli mesin dengan kapasitas 200 Ton. Demikian disampaikan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat Rapat Kerja bersama Komisi I, II, III dan IV DPRD Kota Denpasar pada Jumat (19/12). 

Lebih lanjut dijelaskan, pengolahan sampah di Kota Denpasar diterapkan dengan tiga zona utama. Yakni pengolahan sampah di hulu, pengolahan sampah di tengah dan pengolahan sampah di hilir. Khusus untuk pengolahan sampah di hulu, Pemkot Denpasar mendorong pembangunan teba modern/teba vertikal dan tabung komposter. 

Berita Terkait:  Atasi Persoalan Sampah, Jembrana Siapkan Roadmap Terbaru dan Sistem Penanganan Sampah Terpadu

“Jadi untuk masyarakat yang kebetulan punya lahan, kami fasilitasi pembangunan teba modern, namun bagi yang tidak memiliki lahan, kami fasilitasi untuk tabung komposter, hal ini juga berlaku untuk kantor pemerintah, swasta dan lainya yang berada di wilayah Kota Denpasar,” ujarnya. 

Selanjutnya, untuk pengolahan sampah di tengah, Pemerintah Kota Denpasar terus mengoptimalisasi TPS3R yang hingga kini jumlahnya mencapai 24 unit di wilayah Kota Denpasar. Optimalisasi tersebut akan dilaksanakan dengan penambahan mesin pengolahan sampah serta tenaga operasional. 

Berita Terkait:  IKAYANA dan Pemkot Denpasar Gelar Refleksi UU Kepariwisataan dan Strategi Implementasinya

“Jadi pada pengolahan sampah di tengah, kami terus memberikan dukungan untuk optimalisasi TPS3R, dan kini kita sedang proses membangun di wilayah Sesetan,” ujarnya. 

Sementara untuk proses pengolahan sampah di hilir, Pemkot Denpasar terus mengoptimalisasi Pusat Daur Ulang (PDU) di lokasi TPST. Penambahan mesin terus dilaksanakan, diantaranya mesin gibrig, pencetak paving, serta mesin pengolah sampah menjadi energi baru terbarukan. 

“Kendala-kendala ini akan terus kita optimalisasi, termasuk penambahan mesin di awal tahun 2026, penambahan tenaga operasional hingga terus mendorong fasilitasi pembangunan teba modern dan tabung komposter,” ujar Jaya Negara. 

Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede menekankan bahwa sampah merupakan masalah bersama. Sehingga penanganannya penting menjadi kesadaran bersama seluruh stakeholder. 

Berita Terkait:  Surat Usang Dipelintir, Isu Sampah Bali Kembali Kambing Hitamkan Koster

“Jadi kita sepakat untuk terus bersinergi menjadi solusi atas permasalahan sampah, sehingga penanganannya dapat berlangsung berkelanjutan dari hulu hingga hilir,” ujar Ngurah Gede. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra dan Made Oka Cahyadi Wiguna serta segenap Anggota DPRD Kota Denpasar. Tampak pula Pj. Sekda Kota Denpasar, IGN Eddy Mulya, Pimpinan OPD hingga Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar. (ags/rah)

BERITA TERKINI

Barometer Bali merupakan portal berita aktual masyarakat Bali. Hadir dengan semangat memberikan pedoman informasi terkini seputar sosial, ekonomi, politik, hukum, pendidikan, pemerintahan, pariwisata, budaya dan gaya hidup. Visi kami sebagai barometer informasi terbaru masyarakat Bali. Misi kami menyuarakan kebenaran dan menyajikan berita independen, berimbang dan bermanfaat.

Member of:

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI

smsi

Member of:

smsi

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA (SMSI) PROVINSI BALI